Tantangan Bagi Penyedia Jasa Kurir di Era Digital

kargoku.id-Jasa Kurir

Tantangan Bagi Penyedia Jasa Kurir di Era Digital

Kita tentu sudah bisa menebak bahwa saat ini pastilah omset Perusahaan Jasa Kurir pastilah naik berlipat-lipat atau paling tidak pertumbuhannya dari tahun ke tahun belakangan ini pastilah double digit.

Mengapa?

Karena geliat bisnis eCommerce juga naik daun saat ini. Tidak perlu data yang super akurat untuk mengetahuinya cukup kita perhatikan sekeliling kita baik itu teman, saudara, kerabat kantor, lingkungan tempat tinggal, dan seterusnya. Mereka sudah terbiasa atau paling tidak sudah tidak asing lagi melakukan transaksi jual beli secara online.

Tapi tahukah kita bahwa sesungguhnya jasa pengiriman kurir ini yang merupakan rantai terakhir dari supply chain (last mile delivery) adalah sebuah pekerjaan yang sangat tidak efisien dari seluruh rantai pasok (supply chain).

Ada beberapa penyebabnya, sebut saja rute pengiriman yang tidak bisa diprediksi di awal karena sering kali masuk ke daerah-daerah yang sempit dan kadangkala menemukan jalan buntu ataupun tanda dilarang masuk.

Belum lagi jika sudah sampai di tujuan penghuni tidak ada di tempat dan masih ada banyak permasalahan lain yang timbul.

Pada intinya pengiriman barang untuk pelanggan rumahan akan jauh lebih tidak efisien dan/atau mahal dibandingkan pengiriman barang untuk sebuah perusahaan/industri.

Tantangannya tidak hanya berhenti di situ, masih ada tantangan lainnya seperti:

Permintaan Pengiriman Lebih Cepat.

Teknologi telah mengubah kebiasaan pelanggan dunia termasuk juga di Indonesia.

Dulu kalau kita mau memesan taksi harus telepon dulu untuk pemesanan, masukkan data, konfirmasi kembali, baru kendaraan menjemput pelanggan, sehingga prosesnya bisa hitungan jam bahkan hari dari sejak melakukan inisiasi pemesanan sampai taksi tiba di tempat penjemputan.

Sekarang tidak lagi, cukup dengan aplikasi mobile maka hanya hitungan menit kendaraan atau taksi sudah siap di depan kita.

Perilaku ini sedikit banyak juga mempengaruhi saat pelanggan melakukan pembelian online, dimana mereka menghendaki barang yang baru saja dipesan melalui sebuah aplikasi atau website dalam hitungan yang tidak terlalu lama harus sudah tiba di rumah mereka.

Traceability

Kemampuan pelanggan untuk mengetahui status pengiriman barangnya dari waktu ke waktu tidak hanya dikehendaki oleh para Perusahaan besar saja tetapi pelanggan rumahan pun saat ini sudah mulai memintanya dari sebuah layanan pengiriman barang.

Jasa Kurir sebagai Sales

Nah ini yang paling fenomenal dan sudah dilakukan di Amerika Serikat, bahwa kurir saat mengirimkan barang pesanan pelanggan bisa melakukan upselling produk-produk lainnya kepada pelanggan tersebut saat mengirimkan barang pesanan mereka.

Kok bisa? Semua ini hanya mungkin dilakukan melalui analisa Big Data yang dimiliki oleh Retailer dan juga oleh Transporter.

Melalui serangkaian analisa pola pemesanan, transporter bisa saja membawa barang-barang yang sebelumnya pernah dibeli oleh pelanggan tersebut.

Retailer akan dengan senang hari memberikan barang mereka untuk ‘titip jual’ kepada pelanggan tersebut.

Pengiriman melalui ‘Truk Tanpa Supir’, Drone, atau Robot

Sepertinya tantangan yang ini masih sangat jauh dan perlu uji coba lebih lanjut untuk implementasinya. Truk tanpa supir sudah dan sedang diujicoba terus, salah satunya yang melakukab adalah UBER.

Pengiriman barang menggunakan drone sendiri beberapa kali diujicoba oleh pemain retail online terbesar di Amerika Serikat, AMAZON.

Kalau pengiriman barang oleh Robot? Ternyata juga pernah diujicoba oleh Yelp Eat24. Tapi memang semuanya masih belum sempurna.

Tapi waspadalah bagi para pemain Logistik, khususnya kurir, bahwa ini hanya masalah waktu saja untuk penyempurnaannya. Tidak ada salahnya untuk bersiap-siap atau antisipasi dari sejak dini.

 

Baca juga “artikel Bisnis” lainnya.

Related posts

Leave a Comment