Manfaat Koperasi Simpan Pinjam bagi Pelaku UMKM

koperasi simpan pinjam

Kargoku.ID – UMKM

Manfaat Koperasi Simpan Pinjam bagi Pelaku UMKM

Koperasi simpan pinjam atau bisa disebut juga dengan koperasi kredit salah satu lembaga keuangan non bank yang didirikan untuk memberikan bantuan modal dengan bunga yang ringan.

Pada awalnya tujuan koperasi hanya untuk memberikan pinjaman kepada para anggotanya.

Namun semakin tinggi kebutuhan masyarakat, sehingga membuat koperasi ikut andil dalam memberikan bantuan kepada  pelaku usaha seperti UKM dan UMKM dan menarik dana dari masyarakat.

Sejarah Koperasi simpan pinjam didunia

Pada tahun 1844 koperasi simpan pinjam pertama kali didirikan oleh Inggris.

Pada awal berdirinya, koperasi memiliki kegiatan pembelian dan penjualan, setelah itu keuntungan yang didapat akan disimpan dan akan dibagikan ke semua anggota.

Tahun 1846 terjadi modernisasi di koperasi simpan pinjam oleh Jerman, Friederich W. Raiffeisen. Tahun 1901 koperasi mulai masuk ke kanada dan tahun 1908 mulai diperkenalkan di Amerika.

Sejarah Koperasi Simpan Pinjam di Indonesia

Di Indonesia  ide – ide perkoperasian diperkenalkan oleh, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 yang mendirikan sebuah Bank untuk para Pegawai Negeri.

Karena semangat yang tinggi perkoperasian pun selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode. Pada tahun 1908, Dr. Sutomo mendirikan Budi Utomo .

Dr Sutomo sangat memiliki peranan bagi garakan koperasi untuk memperbaiki dan mensejahtrakan kehidupan rakyat.

Pada tahun 1915 dibuat peraturan-peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatiev.

Pada tahun 1927 dibentuklah Serikat Dagang Islam. Dengan tujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi para pengusah-pengusaha pribumi.

Pada tahun 1929 berdiri Partai Nasional Indonesia yang memberikan dan memperjuangkan semangat untuk penyebaran koperasi di Indonesia.

Pada tahun 1942 negara Jepang menduduki Indonesia.Lalu jepang mendirikan koperasi yang diberi nama koperasi kumiyai.

Setelah bangsa Indonesia merdeka tanggal 12 Juli 1947. Gerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kalinya di Tasikmalaya.Hari itukemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.

Kongres Koperasi pertama menghasilkan beberapa keputusan               :

  1. Mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia [SOKRI]
  2. Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
  3. Menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi

Pada tanggal 12 Juli 1953, mengadakan kembali Kongres Koperasi yang ke-2 di Bandung. Kongres koperasi ke -2 mengambil putusan :

  1.  Membentuk Dewan Koperasi Indonesia [ Dekopin ]sebagai pengganti SOKRI
  2.  Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah
  3. Mengangkat Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia
  4. Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru

Pelaksanaan program perkoperasian pemerintah mengadakan kebijakan :

  1. menggiatkan pembangunan organisasi perekonomian rakyat terutamkoperasi
  2. memperluas pendidikan dan penerangan koperasi
  3. memberikan kredit kepada kaum produsen, baik di lapangan industri maupun pertanian yang bermodal kecil

Peranan Koperasi Simpan Pinjam

Umumnya perbankan cukup sulit untuk membantu permodalan bagi para pelaku UKM dan UMKM, apa lagi saat baru akan merintis bisnis. Adanya koperasi simpan pinjam menjadi solusi bagi para pelaku bisnis kecil yang baru akan merintis. Berikut kita bahas solusi yang diberikan oleh koperasi:

Memberikan Permodalan Usaha

Memberikan Permodalan Usaha - Koperasi simpan pinjam
Memberikan Permodalan Usaha

Koperasi dan Bank adalah sema sama memiliki pelayanan permodalan kegiatan usaha. Perbedaan koperasi dan bank dalam memberikan modal antara lain dari syarat.

Bank umumnya akan memberikan syarat yang cukup merepotkan seperti legalitas usaha bahkan terkadang meminta agunan. Sedangkan koperasi tidak menggunakan syarat yang menysahkan.

Dalam menentukan besaran dana yang dikeluarkan, pihak bank biasnya akan melihat faktor besar kecilnya usaha yang dijalankan. Sedangkan koperasi tidak melihat semua hal tersebut. Koperasi pun berani memberikan modal kepada pengusaha kecil yang baru dirintis.

Menghalangi adanya Praktek Rentenir

Mengurangi Praktek Renternir - Koperasi simpan pinjam
Mengurangi Praktek Renternir

Perluasan kegiatan usaha biasanya diiringi dengan penambahan modal usaha. Karena pengajuan modal ke bank memerlukan banyak syarat dan proses bank cukup lama biasanya jasa rentenir lebih dipilih oleh pelaku bisnis.

Biasanya para rentenir tidak banyak memberikan syarat tetapi bunga yang di tawarkan sangat tinggi. Dengan adanya koperasi ini menjadi penghalan untuk praktek rentenir dimasyarakat. Bunga yang ditawarkan oleh koperasi jauh lebih kecil dibandingkan rentenir.

Mempercepat pertumbuhan ekonomi

MEA
Masyarakat Ekonomi ASEAN

Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA adalah pasar bebas yang telah dibuka oleh Negara – negara ASEAN. MEA sendiri adalah salah satu ajang bagi Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Melalui industri kreatif yang mempunyai produk berkualitas kita dapat bersaing dipasar bebeas tersebut. Pemerintah wajib mencorong terciptanya UKM- UMKM agar dapat mengambil porsi di MEA.

Koperasi adalah badan yang sangat membantu pemerintah untuk menumbuhkan sektor UKM – UMKM. Karena para pelakubisnis kecil ini memerlukan modal dengan proses yang sederhana.

Baca juga artikel UMKM lainnya dan pengertian UMKM.

Related posts

Leave a Comment