Sabana Prawirawidjaja – Sukses Mengolah Susu Segar

sabana prawirawidjaja - pengusaha sukses - artikel bisnis

Profil Sabana Prawirawidjaja

Pengusaha Sukses – Sabana Prawirawidjaja – Artikel Bisnis – Kargoku.id

Sabana Prawirawidjaja adalah putra dari Ahmad Prawirawidjaja yang telah mendirikan sebuah perusahaan keluarga dengan nama PT Prawirawidjaja.

Produknya berupa olahan susu sapi, perusahaan keluarga ini berdiri pertama kali pada tahun 1958  di sebuah rumah yang tepatnya berlokasi di Jalan Tambong dalam, Bandung.

Sabana Prawirawidjaja yang dikenal sebagai sosok yang low profile dan suka berbaur dengan karyawannya sudah 40 tahun lamanya menjadi orang nomor satu di perusahaan yang menjadi pioneer dalam  produsen minuman susu di Indonesia, atau yang di sebut dengan mereknya ULTJ.

ULTJ yang dipimpin oleh pria lulusan Managemen Umum dari Nan Yang University, Singapore ini juga turut menggelar banyak program untuk membantu masyarakat sekitar.

Salah satunya dengan cara mengadakan program susu gratis tiga kali seminggu untuk anak – anak sekolah dasar di Bandung yang sudah berjalan sejak tahu 1980an.

Namun Sabana Prawirawidjaja akhirnya merubah programnya menjadi bea siswa untuk murid setingkat SMP pada tahun 2008.

Saat ini Sabana Prawirawidjaja menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk semenjak 1971.

Setelah sukses dengan ULTJ beliau juga menjadi Komisaris di PT Kraft Ultrajaya Indonesia pada tahun 1994. Dan juga sebagai presiden komisaris di PT Campina Ice Cream sejak tahun 1995.

Anak Sabana Prawirawidjaja yang tertua bernama Samudera Prawirawidjaja kini juga terlibat aktif dalam pembangunan dan pengembangan perusahaan.

Putranya mulai aktif setelah kepulangannya menempuh pendidikan di Universitas  Southern California, Amerika Serikat sejak tahun 1989.

Samudera memiliki 3 saudara kandunng lainnya namun saat ini Samudera Aktif dan bertanggug jawab dalam pemasaran dan juga TI di perusahaannya.

Bisnis dan Kepemilikan Saham

PT Prawirawidjaja Prakarsa yang saat ini dipimpin oleh Sabana Prawirawidjaja

  1. Tn Sabana Prawirawidjaja sebesar (75%)
  2. Tn Supiandi Prawirawidjaja sebesar (12,5%)
  3. Tn Samudera Prawirawidjaja (12,5%)

Dikutip dari ultrajaya.co.id

Inovasi Proses Produksi ULTJ

Minuman sejenis susu merupakan sumber nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh, dan terdapat manfaat dan kandungan yang bisa diperoleh jika dikonsumsi secara teratur.

Seperti kandungan asam amino dalam susu yang bisa melembabkan kulit, antioksidan yang tinggi untuk mencegah racun dari lingkungan dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa diperoleh dari mengkonsumsi susu.

Seperti halnya dengan Sabana Prawirawidjaja yang kini sukses dalam bisnis keluarga dalam bidang pengolahan susu, produk olahan makanan dan minuman sejatinya akan terus mengalami perkembangan dan dilihat dari segmen pasar yang tidak pernah mati.

Apalagi minuman atau makanan tersebut mengandung manfaat bagi kesehatan tubuh, namun bagaimanakah cara mengolah susu agar tetap fresh dan kandungannya terjaga?

Terutama dalam proses produk ULTJ sendiri yang mempunyai slogan “murni dan sehat” dan “nutrisi dari alam”

Dalam proses minuman susu UHT (Ultra High Temperature) yaitu dengan cara menghembuskan panas 140 derajat celcius dengan waktu hanya 4 detik.

Karena jika terlalu lama dan dilakukan pemanasan berkali – kali akan merusak kandungan nutrisi susu tersebut. Sabana prawirawidjaja mengungkapkan bahwa ULTJ  sudah menggunakan tekhnologi UHT dari tahun 1972.

Memang awal pergerakan tekhnologi UHT ini juga dilandasi atas rasa keprihatinan Sabana Prawirawidjaja dalam menyimak proses produksi susu kala itu banyak susu yang terbuang.

Hal ini dikarenakan daya tahan susu yang sebentar dan juga karena kendala mesin pendingin yang terbatas.

Bisa dibayangkan pada masa ketika awal merintis usahanya, para pertenak di pengalengan, Bandung harus membuang 5000 ltr susu perharinya, wah sangat mubadzir.

Teknologi yang dikerahkan dalam UPBS Ini pun sudah memanfaatkan teknologi mekanik, dilihat dari pentingnya meminimalisasikan penggunaan tangan manusia yang bersentuhan langsung dengan sapi.

Sedangkan dalam proses kemasan yang digunakan pada ULTJ adalah menggunakan bahan jenis Tetra Pak, kemasan ini mampu membuat bahan olahan sangat terjaga, awet dan tahan lebih lama.

Saat ini ULTJ sudah menggunakan mesin yang berbasis robotic di dalam sistem ERP dari Oracle yang di implementasikannya dalam proses produksi di pabrik barunya.

Penjualan tahunan ULTJ  mendapat 60% penghasilan dari produk-produk minuman yang berbasis susu

Melihat fakta bahwa susu sangatlah bermanfaat dinilai dari segi kesehatan manusia, ternyata konsumsi susu mencapai angka 345 juta liter per tahun. Akan tetapi sebesar 82,1% merupakan susu bubuk sedangkan susu cair hanya menginjak angka 17%.

Anak Sabana Prawiradjaja yaitu Samudera juga mengungkapkan bahwa ia melihat Indonesia sebagai pasar yang bersifat anomali.

Hampir di semua negara, konsumsi susu cair jauh lebih besar dari susu bubuk, oleh sebab itu ia bertekad untuk melakukan kampanye secara terintegrasi di semua media untuk meningkatkan konsumsi susu yang segar.

 

Baca juga artikel tentang pengusaha industri kreatif Yoris Sebastian

Related posts

Leave a Comment