Categories Pengusaha Sukses

Evan Kwee, Generasi Ketiga Keluarga Kwee

The Kwee Brothers

Evan Kwee – Sang Penerus Keluarga Kwee – Artikel Bisnis – Pengusaha Sukses

The Kwee Brothers adalah anak-anak dari Henry Kwee, seorang pengusaha yang mengawali karirnya dengan bisnis tekstil dan real estate di Indonesia pada tahun 1958.

Henry Kwee dan keluarga kemudian pindah ke Singapura dan mendirikan perusahaan Pontiac Land Group of Singapore. The Kwee Brothers terdiri dari Kwee Liong Keng, Kwee Liong Tek, Kwee Liong Seen dan Kwee Liong Phing.

Melalui Pontiac Land Group, keluarga Kwee memiliki beberapa hotel mewah di Singapura, seperti Ritz-Carlton Millenia, Conrad Centennial Singapore, dan The Capella Singapore, serta superblok perkantoran, Millenia Tower dan Centennial Tower.

Harta kekayaan keluarga Kwee diperkirakan mencapai USD 5,2 Miliar dan merupakan salah satu keluarga terkaya di Singapura Versi Majalah Forbes.

Keluarga Kwee yang dikenal low profile juga menggelontorkan dana untuk salah satu proyek gedung pencakar langit di Manhattan yaitu pengembangan Tower Verre yang merupakan perluasan area dari The Museum of Modern Art (MoMa) di New York.

Generasi Ketiga, Evan Kwee

Evan Kwee adalah adalah satu-satunya putra dari pemilik Pontiac Land Group, pasangan Kwee Liong Tek, dan Donna Kwee, anak perempuan George Aratani, pendiri Kenwood Electronics.

Evan Kwee, merupakan generasi ketiga yang dipercayakan untuk meneruskan usaha jaringan hotel supermewah, Capella. Evan Kwee yang memang bercita-cita untuk menjadi pengusaha menempuh studinya di Babson College.

Babson College adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia untuk bidang kewirausahaan. Fakultas besar, lingkungan multikultural yang menakjubkan dan para mahasiswa yang sebagian besar juga merupakan pengusaha.

Setidaknya dalam kurun 17 tahun, Babson College memegang peringkat pertama dalam kategori universitas kewirausahaan di Amerika Serikat.

Melihat latar belakang pendidikan yang dilaluinya, tampaknya Evan Kwee memang benar-benar dipersiapkan menjadi pebisnis level dunia.

Evan Kwee – Kecintaannya pada Konstruksi dan Desain

Saat ini Evan Kwee menjabat sebagai Wakil Presiden Development Asia – Capella Hotel Group Asia di Capella Hotel Group, L.L.C.

Hal tersebut membuatnya dapat mengawasi pengembangan Capella Hotel Group Asia di kawasan Asia Pasifik dan mendorong pengembangan bisnisnya.

Evan bekerja sama dengan kliennya, para arsitek dan juga para insinyur untuk memastikan keunggulan desain dan inovasi – inovasi produk yang dapat mendatangkan profit.

I was fascinated by construction and design. I still remember peering over our balcony at the old Westwood apartment [in Singapore] every night watching them construct the Regent as a young boy. Hotels are in my blood. – Evan Kwee, dilansir Forbes

Evan Kwee telah jatuh cinta dengan konstruksi dan desain. Proyek Evan yang pertama yaitu membangun Capella di lokasi seluas 13 hektar yang berlokasi di Sentosa Island.

Capella - evan kwee
Capella, Singapore

Di Singapura sendiri, Evan Kwee terlibat dalam setiap tahap proses pembangunan maupun ikut bernegosiasi dengan pemerintah, untuk menyewakan lahan, membangun, mengelola dan merancang hotel.

Saat ini visi Evan yaitu mengibarkan sayapnya dalam peluncuran Capella di negara lain seperti Bangkok, Niseko, dan adapun proyek lainnya seperti perancangan pembangunan pipa di China, Filipina dan Vietnam.

Memimpin dua buah perusahaan yang berbeda Capella dan Pontiac tentu Evan mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mengelola dan mengurusnya. Tugas yang ditanganinya adalah mengkonsep desain properti baru serta yang diperbaharui oleh Pontiac.

Saat ini Evan telah menikahi Claudia Sondakh, putri dari Peter Sondakh, seorang konglomerat terkaya ke delapan di Indonesia. Hal ini tentu saja akan menambah deretan portfolio hotel dan bisnis properti keluarga mereka.

Baca juga Kisah Hendra Arifin , Pendiri Hoka-Hoka Bento.

 

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

elon musk, logistik masa depan, Tesla Semi, Hyperloop, manajemen transportasi, teknologi transportasi, inovasi logistik, rantai pasok global, efisiensi energi, sistem distribusi, KargoKu

Elon Musk Logistics Vision: Bagaimana Filosofi Inovasi Mengubah Transportasi dan Logistik Masa Depan

Kargoku – Elon Musk dikenal sebagai salah satu tokoh teknologi paling berpengaruh di era modern.…

Revolusi Logistik di Tangan Nadiem Makarim: Transformasi Gojek dalam Mengubah Wajah Pengiriman Last-Mile Indonesia

Kargoku – Pernahkah kamu membayangkan kembali ke masa satu dekade lalu, saat mengirim paket dalam…

William Tanuwijaya, UMKM digital, marketplace Indonesia, digitalisasi UMKM, transformasi e-commerce, teknologi digital, ekonomi kreatif, pemberdayaan bisnis kecil, ekosistem digital, pelaku UMKM

William Tanuwijaya dan Transformasi Ekosistem UMKM melalui Digitalisasi Marketplace

Kargoku – Nama William Tanuwijaya menjadi salah satu simbol penting dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia. Ketika kamu…