Categories Pengusaha Sukses

Yoris Sebastian – Membiasakan Diri Berpikir Kreatif

Yoris Sebastian

Yoris Sebastian lahir pada tanggal 5 Agustus 1972, di Ujung Pandang, Indonesia. Yoris Sebastian adalah seorang pengusaha  yang sukses bergerak di bidang Industri Kreatif.

Di tahun 2006, ia juga memenangkan penghargaan beberapa penghargaan seperti Young Creative Entrepreneur of the year award dari organisasi British Council dengan projectnya Goliath.

Pada bulan April 2007 Yoris mendirikan OMG (Oh My Godness) Creative Consultant. OMG menjual ide-ide kreatifnya kepada klien.

Dalam awal karirnya Yoris Sebastian juga pernah magang di sebuah media yaitu Majalah Hai. Inilah yang menjadi awal permulaan Yoris Sebastian terjun dalam dunia kreatif.

Karir Yoris Sebastian terbilang cukup gemilang, namun siapa sangka ternyata dahulu Yoris Sebastian pernah putus kuliah karna sudah keasikan kerja, namun Yoris tidak mau orang lain mengikuti jejaknya.

Yang menjadi prioritasnya menurut Yoris adalah belajar dan belajar, karena dari situlah munculnya berbagai macam ide kreatif.

Perjalanan Karir Yoris Sebastian

Dalam berbagai bidang karir yang Yoris pernah tekuni sebelum menjadi CEO dan mendirikan sebuah perusahaan konsultan kreatif, Yoris Sebastian bekerja pada Hard Rock Café, Jakarta tahun 1999 – 2000, sebagai General Manager.

Sebelum menduduki posisi General Manajer ini, ia sempat menduduki posisi Asisten Advertising & Promotions Manager di Hardrock Café.

Program yang paling terkenal yang ia cetuskan adalah I Like Monday pada tahun 2003. Umumnya konser dilaksanakan hari sabtu atau minggu namun, ia selalu menggagaskan ide yang out of the box dengan mengadakan acara musik di hari senin, harapannya semua orang tidak perlu membenci hari senin.

Pada tahun 2003 Yoris Sebastian juga membuat program bertajuk Destination Nowhere yang berarti tujuan tidak kemanapun.

Sebuah acara jalan – jalan yang jadwalnya tidak disampaikan pada pesertanya. Acara ini membawa Band Cokelat yang juga melakukan peluncuran album di atas ketinggian 30.000 kaki.

Acara Destination Nowhere ini kemudian mendapat rekor dari MURI (Museum Rekor Indonesia)

Yoris  Sebastian adalah salah satu bukti yang menjadikan ide adalah hal yang perlu diapresiasi. Yoris juga menjelaskan bahwa ide kreatif tidak datang begitu saja akan tetapi harus dilatih dan terus dikembangkan.

Creatif is a habit not genetic

Kreatifitas membutuhkan latihan yang konsisten, karena orang yang ber IQ rendah belum tentu tidak memiliki ide kreatif, dan orang yang ber IQ tinggi juga belum tentu memiliki banyak ide kreatif.

Baginya, ide bisa berasal dari mana saja, melalui media, majalah, koran, tv atau apapun, sedangkan kunci dalam memunculkan sebuah ide kreatif yang inovatif adalah membiasakan diri berpikir kreatif.

Pengusaha industri kreatif ini juga tidak segan membagikan pengalamannya melalui sebuah buku yang berjudul Oh My Goodness. Sebuah buku yang mengajak para pembaca untuk keluar dari aturan baku, dan masuk dalam dunia yang lebih kreatif.

Yoris mengajarkan pentingnya orangtua yang demokratis untuk melepaskan anaknya agar mandiri dalam berkreasi. Selain itu ia juga mengingatkan pentingnya optimisme dalam berusaha bagi anak-anak muda.

Dan untuk para praktisi industri kreatif, Yoris juga mengingatkan pentingnya tentang berpikir out of the box, tapi implementasinya tetap harus dalam jalur yang tepat.

Selanjutnya Yoris juga cukup produktif menulis buku, karyanya antara lain berjudul 5w1H, 101 Creative Notes, Biang Inovasi dan Generasi Langgas.

Penghargaan yang diperoleh

Pada tahun 2003 (Winner Marketer Award – by IMS (Indoesian Marketing Association) Markplus & Majalah SWA

Pada tahun 2006 (Winner of International Young Creative Enterpreneur of The Year) – In music Sector – by British Council in London.

Pada tahun 2008 (Winner of Asia Pacific Award for Most Promising Category )– oleh Enterprises Asia form Malaysia

Penghargaan kreativitas seharusnya menjadi prioritas, dirinya merasa optimis bahwa dunia inovasi di Indonesia tidak akan kalah dengan luar negeri.

 

Baca juga tentang pengusaha sukses lainnya.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

elon musk, logistik masa depan, Tesla Semi, Hyperloop, manajemen transportasi, teknologi transportasi, inovasi logistik, rantai pasok global, efisiensi energi, sistem distribusi, KargoKu

Elon Musk Logistics Vision: Bagaimana Filosofi Inovasi Mengubah Transportasi dan Logistik Masa Depan

Kargoku – Elon Musk dikenal sebagai salah satu tokoh teknologi paling berpengaruh di era modern.…

Revolusi Logistik di Tangan Nadiem Makarim: Transformasi Gojek dalam Mengubah Wajah Pengiriman Last-Mile Indonesia

Kargoku – Pernahkah kamu membayangkan kembali ke masa satu dekade lalu, saat mengirim paket dalam…

William Tanuwijaya, UMKM digital, marketplace Indonesia, digitalisasi UMKM, transformasi e-commerce, teknologi digital, ekonomi kreatif, pemberdayaan bisnis kecil, ekosistem digital, pelaku UMKM

William Tanuwijaya dan Transformasi Ekosistem UMKM melalui Digitalisasi Marketplace

Kargoku – Nama William Tanuwijaya menjadi salah satu simbol penting dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia. Ketika kamu…