Categories Logistik

Bandara Muara Teweh – Barito Utara

Benarkah Bandara Muara Teweh – Barito Utara Akan Dipindah?

Bandara Muara Teweh merupakan Bandar udara yang terletak di daerah Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

Bandara ini diberi nama Bandar Udara Beringin dan memiliki landasan pacu sepanjang 900 meter dengan ketinggian permukaan aspal yaitu 39 meter di atas permukaan tanah.

Bandara Muara Teweh
Gedung Bandara Muara Teweh

Bandara Muara Teweh – Barito Utara Akan Dipindah

Bandar Udara Beringin yang berada di Kabupaten Barito Utara didesak untuk dipindahkan ke lokasi baru Bandara Haji Muhammad Sidik yang terletak di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan. Alasannya, karena bandara ini dinilai sudah tidak layak lagi untuk dikembangkan.

Banyaknya bangunan sarang wallet yang berada di sekeliling bandara sangat membahayakan bagi aktivitas penerbangan.

Bandara yang berada di tengah-tengah pemukiman warga ini juga pernah diusulkan untuk dilakukan perbaikan pada landasan pacu yang rusak. Namun kenyataannya, sampai saat ini usulan tersebut belum terealisasi.

Pemerintah pusat pun juga tidak akan mungkin menyetujui, walaupun anggaran untuk pengembangan Bandar Udara Beringin ini sudah diusulkan.

Bandara Muara Teweh
Ruang Tunggu Penumpang

Untuk pemindahannya sendiri masih menunggu sampai Bandara Baru Haji Muhammad Sidik di Desa Trinsing selesai di kerjakan.

Bandara Muara Teweh
pemeriksaan barang

Pada tahun 2018 ini, Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Perhubungan RI sudah memberikan anggaran senilai Rp 61 miliar untuk menyelesaikan tahapan pembangunan bandara yang belum selesai. Tahapan pembangunan yang belum selesai tersebut di antaranya landasan pacu, terminal dan saklar.

Untuk tahun depannya akan dilanjutkan dengan pembangunan airnav, karena pembangunan airnav tersebut adalah di luar kewenangan pihak bandara. Selain itu, pemerintah juga sangat mendukung kegiatan pengembangan bandara tersebut dan dibuktikan dengan telah menyediakan lahan seluas 180 hektar.

Bandara Muara Teweh
Runway

Dengan proses pembangunan bandara Baru Haji Muhammad Sidik yang didukung oleh banyak pihak tersebut, diharapkan bandara ini sudah bisa dioperasikan di tahun 2019 nanti.

Bandara Muara Teweh
parkir pesawat

Dengan pemindahan Bandara Muara Teweh – Barito Utara ke Bandara Baru Haji Muhammad Sidik, diharapkan akan lebih memperlancar aktivitas penerbangan. Selain itu, pemindahan bandara tersebut juga bisa membuat para pengguna jasa penerbangan merasa lebih nyaman.

 

 

Baca Juga: Bandara Tambelan, Bandara Strategis di Pulau Tambelan, Bintan

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

Jenjang Karier di Industri Logistik: Dari Staf Gudang hingga Supply Chain Manager

Kargoku – Banyak orang masih menganggap industri logistik cuma soal angkat-angkut barang. Padahal di balik setiap paket…

Cara Menghitung Ongkos Kirim yang Ideal agar Tidak Menggerus Margin

Kargoku – Banyak pelaku usaha e-commerce atau distribusi barang merasa sudah “aman” begitu melihat angka ongkos kirim…

Apa Itu TMS (Transportation Management System)? Ini Bedanya dengan Delivery Planning System

Kargoku – Perkembangan industri logistik di Indonesia membuat perusahaan semakin menyadari bahwa mengelola proses pengiriman tidak lagi…