Categories Logistik

Jenis Warehouse Berdasarkan Karakteristik Penyimpanannya

LOGISTIK KARGOKU

Seperti yang telah kita ketahui bahwa warehouse atau gudang merupakan sebuah tempat yang digunakan sebagai ruang penyimpanan barang tertentu.

Kebanyakan warehouse di Indonesia memiliki kapasitas ruang yang lumayan besar, sehingga kamu dapat melakukan pembongkaran barang ditempat tersebut.

Selain itu, kamu pun dapat melakukan suatu pemasokan barang dalam waktu bersamaan di suatu warehouse.

Untuk pembahasan ini, kami akan menjelaskan tentang beberapa jenis warehouse yang sering dipergunakan beberapa perusahaan di Indonesia.

jenis warehouse
Contoh Penyimpanan Produk yang Siap Dijual

Apa Saja Jenis Warehouse Yang Tersedia di Indonesia?

1. Warehouse Pribadi atau Swasta

Warehouse Pribadi atau Swasta merupakan suatu jenis ruang penyimpanan yang digunakan oleh seorang pemasok atau reseller guna untuk melakukan kegiatan distribusi secara mandiri.

Contoh yang sangat mudah ialah suatu perusahaan retail besar yang menyediakan warehouse untuk tempat grosir mereka sendiri.

Di dalam warehouse atau gudang tersebutlah mereka akan menerima dan mendistribusikan suatu barang atau produk.

2. Warehouse Publik atau Umum

Gudang Publik atau Umum ialah sebuah ruang penyimpanan yang sengaja disewakan untuk kebutuhan distribusi barang dalam waktu jangka pendek.

Para pemilik gudang yang memiliki warehouse sendiri. Hal itu biasanya dilakukan saat ketersediaan tempat dan kapasitas tidak seimbang.

3. Warehouse Otomatis

Semakin canggih teknologi yang berkembang, maka hal ini berpengaruh pula pada suatu perkembangan warehouse di Indonesia.

Saat ini sudah banyak tersedia warehouse yang menyediakan tempat penyimpanan dengan kemampuan otomatis.

Jenis warehouse otomatis ini sudah mulai menggunakan conveyor bel yang dapat digunakan untuk mengangkut barang.

4. Distributor Center

Distributor Center ialah beberapa warehouse atau gudang yang menyediakan tempat penyimpanan dengan waktu singkat.

Gudang jenis ini biasanya digunakan sebagai tempat distribusi singkat untuk menyimpan barang yang akan segera dikirim ke konsumen.

5. Climate-Controlled Warehouse

Climate-Controlled Warehouse merupakan sebuah ruang penyimpanan yang membantu menyediakan tempat untuk menyimpan berbagai jenis barang.

Warehouse jenis ini memiliki konsep yang berbeda dengan lainnya. Di sini ada suatu fasilitas freezer atau ruang beku yang digunakan untuk menyimpan barang.

Tersedianya freezer ini guna untuk menjaga kelembapan lingkungan barang khusus.

Itulah lima jenis warehouse memang harus kamu ketahui! Semua jenis gudang atau warehouse di atas memiliki keunggulan masing-masing.

Bagi kamu yang ingin menyimpan suatu barang, maka perhatikan dulu setiap detail jenis gudang.

Pilihlah jenis gudang atau warehouse sesuai kebutuhanmu!

Gudang Berdasarkan Karakteristik Penyimpanan

Dari penjelasan diatas yang merupakan jenis gudang secara umum. Sedangkan menurut karakteristik penyimpanannya, gudang bisa di bagi kedalam beberapa tipe yang sebagai berikut:

1. Warehouse Tempat Penyimpanan Bahan Baku

Penyimpanan bahan baku produksi ini dapat berupa plastik, berbagai jenis logam, pasir, kakao dan beton.

Untuk bahan baku produk makanan biasanya disimpan terlebih dahulu dalam temperatur suhu untuk menjamin tersedianya pasokan. Penyimpanannya dalam bentuk bangunan, tangki, atau tempat terbuka.

2. Gudang Tempat Penyimpanan Barang Setengah Jadi

Saat proses manufakturing, beberapa produk yang telah melalui proses produksi dari bahan baku dan dibuat menjadi produk sementara waktu untuk menunggu tahapan proses produksi selanjutnya.

Ada berbagai tahapan dalam proses manufakturing yang memerlukan barang setengah jadi, yaitu:

  • Membuat kemasan khusus, baik perubahan ataupun penambahan label. Seperti, memberi label sesuai dengan bahasa china setiap produk masuk ke China.
  • Proses merakit komputer, mulai dari pemasangan kartu graphic, pemasangan processor,pemasangan memori hingga instalasi software.
  • Produk bundling untuk kegiatan promosi
  • memberikan tambahan khusus item barang yang spesifik untuk negara tertentu, misalnya colokan listrik.

3. Gudang Penyimpanan barang Hasil Produksi

Penyimpanan barang hasil produksi yang siap dijual atau di distribusikan ke konsumen akhir.

Gudang ini juga telah tersedia buffer stock misalnya peluncuran produk baru atau cadangan antisipasi kenaikan costumer.

4. Gudang Sebagai Pusat Konsolidasi dan Transit

Gudang konsolidasi akan menerima berbagai barang dari berbagai sumber atau asal.

Setelah itu akan dilakukan proses penggabungan untuk diteruskan kepada konsumen atapun dikirimkan untuk dilanjutkan prosesnya pada produksi berikutnya

5. Gudang Sebagai Pusat Transhipment

Pusat Transhipment yang akan menerima barang dalam jumlah yang relatif banyak dari pemasok dan membaginya menjadi beberapa untuk selanjutnya dikirim keberbagai lokasi.

6. Gudang yang Berfungsi Sebagai Cross Docking

Gudang tipe ini difungsikan sebagai gudang paling efisien dan akan merespon permintaan konsumen dengan cepat dalam perpindahan barang.

karakteristik yang dimiliki gudang ini  yaitu barang akan disimpan dengan waktu yang singkat, misalnya hari itu barang diterima dan hari itu juga barang akan dikirim.

Biasanya diilustrasikan dengan proses loading barang dari truk ke truk lain.

Namun penerapannya tidaklah gampang. Ada beberapa tahapan agar proses ross docking bisa berjalan, antara lain setiap barang harus sudah terlabel dan dalam kondisi siap kirim.

7. Gudang Sebagai Pusat Sortir

Gudang ini dilakukan oleh perusahaan yang mendistribusikan pengiriman surat, parsel atau palet.

Barang tersebut akan dikumpulkan dari berbagai tempat dan dikirim ke pusat sortir, selanjutnya akan diproses dengan cara dilakukan pengelompokan sesuai dengan kode pos, lalu digabungkan, setelah itu dikirim ke wilayah distribusi masing-masing.

8. Gudang Fulfillment

Gudang ini dirancang secara khusus untuk mengelola order kecil namun dalam volume yang sangat banyak.

selain intu juga berfungsi sebagai pusat retur. Hal ini dikarenakan pada e-commerce, karena peluang terjadinya retur sangatlah tinggi.

9. Gudang untuk Proses Reverse Logistics

Gudang ini berguna untuk menyimpan retur. Barang yang rusak ataupun barang yang tidak diharapkan dari pelanggan akan dikembalikan ketoko.

Kemudian barang tersebut di gabungkan dan dikirim ke pusat reverse logistics, dimana barang itu akan diperiksa, lalu akan diproses, apakah bisa diproses atau didaur ulang atau dibuang.

 

Baca Juga: Meningkatnya Pencurian di Pusat Distribusi Barang atau Pergudangan

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Dangerous Goods dan Klasifikasinya: Memahami Risiko, Sistem, dan Pengelolaan Barang Berbahaya dalam Logistik Modern

Kargoku – Dangerous goods merupakan salah satu aspek terpenting dalam dunia logistik karena berkaitan langsung…

Cold Chain Logistics dan Mengapa Sistem Ini Jadi Kunci Penting untuk Menjaga Kualitas Produk Sensitif Suhu

Kargoku – Cold chain logistics semakin sering dibicarakan ketika topik yang membahas penyimpanan makanan, obat-obatan,…

free trade zone

Demurrage & Detention dan Mengapa Biaya Ini Sangat Berpengaruh dalam Pengiriman Kontainer

Kargoku – Demurrage & detention menjadi dua istilah yang sering muncul ketika kamu berurusan dengan…