Categories Logistik

Proyek Strategis Nasional Pelabuhan Patimban

LOGISTIK KARGOKU

Artikel dan Berita Logistik – Pelabuhan Patimban.

Dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan infrastruktur, Pemerintah berniat mempercepat proyek yang dianggap strategis dan memiliki urgensi tinggi untuk direalisasikan dalam tempo yang singkat.

Adapun jumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam bentuk pembangunan pelabuhan berjumlah 13 pelabuhan dan pembangunan pelabuhan Patimban masuk kedalam salah satu rencana pembangunan strategis tersebut.

Untuk penetapan tanah lokasi PSN pelabuhan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat. Tanah yang ditetapkan lokasinya tidak dapat dilakukan pemindahan hak atas tanahnya oleh pemilik hak kepada pihak lain selain kepada Badan Pertanahan Nasional.

Sebelumnya lokasi untuk pembangunan pelabuhan adalah Ceremai namun berganti menjadi Patimban karena beberapa alasan, yaitu:
1. Wilayahnya terbilang bukan lahan produktif sehingga bangunan infrastruktur tepat ketimbang lahan untuk pertanian.
2. Kebanyakan kepemilikan oleh negara ketimbang penduduk, sehingga tidak terlalu berlarut-larut dalam hal pembebasan lahan.
3. Pelabuhan sendiri akan berada di lahan reklamasi yang berada di laut sejauh sekitar 1 kilometer dari bibir pantai sehingga tanah reklamasi akan diambil dari pasir laut sekitarnya.

Mengenai masalah pembiayaan pengerjaan pelabuhan Patimban merujuk pada Perpres Nomor 58 Tahun 2017, yaitu pembiayaan dalam pembangunan PSN dapat pula dilakukan melalui non anggaran pemerintah, dan proyek pembangunan pelabuhan Patimban jatuh kepada Japan Internasional Corporation Agency (JICA).

PSN bersumber dari dana non anggaran Pemerintah dikoordinasikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(Bappenas) menghabiskan biaya investasi Rp. 43, 2Triliun.

Mengapa pembangunan pelabuhan Patimban dikatakan strategis?

Pembangunan pelabuhan Patimban dengan terminal kontainer diperkiraan kapasitasnya akan sebesar 7,5 juta TEUs.

Perkiraan kapasitas mempertimbangkan potensi pertumbuhan demand wilayah timur Jawa Barat, secara khusus Subang yang terkenal akan pertumbuhan industrinya.

Selain itu pembangunan pelabuhan tersebut merupakan strategi Pemerintah untuk mengurangi kelebihan kapasitas di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pembangunan Pelabuhan ini diharapkan dapat sebagai stimulator pengembangan wilayah di daerah Subang.

Kick off rencana konstruksi akan dilaksanakan tahun 2018 dan rencana operasi phase pertama yaitu tahun 2019.

Demikianlah artikel mengenai pembangunan proyek strategis nasional pelabuhan Patimban.

Baca juga tentang Pelabuhan Belawan.

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Logistik Tanpa Sopir di 2026 Sudah Bisa Dipakai di Indonesia atau Masih Terlalu Dini

Logistik Tanpa Sopir di 2026: Apakah Sudah Memungkinkan di Indonesia?

Kargoku – Kalau kamu bekerja di bidang logistik atau menjalankan UMKM dengan pengiriman rutin, pasti pernah membayangkan…

Six Sigma, kualitas logistik, manajemen kualitas, proses logistik, efisiensi operasional, DMAIC, supply chain, manajemen operasional, continuous improvement, data analitik

Six Sigma dalam Logistik: Mengapa Metode Ini Bisa Mengubah Cara Kamu Menjaga Kualitas Operasional

Kargoku – Dalam dunia logistik yang semakin kompleks, kualitas bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi menjadi…

safety stock, stok pengaman, manajemen logistik, inventory control, rantai pasok, manajemen persediaan, permintaan pasar, lead time, biaya penyimpanan, kepuasan pelanggan

Safety Stock Bukan Sekadar Stok Tambahan: Alasan di Baliknya Bisa Menentukan Stabilitas Bisnis

Kargoku – Safety Stock sering kali terdengar sederhana, seolah hanya soal menyimpan barang lebih banyak…