Categories Bisnis

Telkom Indonesia

Kargoku PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (IDX: TLKM, NYSE: TLK) – Biasanya disebut Telkom Indonesia atau Telkom adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa informasi dan komunikasi dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Telkom mengklaim sebagian perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telkom tetap sebanyak 15 juta dan pelanggang telpon seluler 104 juta.

Telkom Indonesia merupakan salah satu BUMN yang 52,09% sahamnya ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dan 47% dimiliki oleh publik. Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di 13 anak perusahaan, seperti PT Telekomunikasi Seluler (Telkom), PT Telkom Akses, PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), PT PINS Indonesia (PINS).

Direktur Utama Telkom saat ini adalah Ririek Adriansyah yang diangkat berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom Tahun Buku 2018 pada 24 Mei 2019.

Sejara Telkom Indonesia

Pada tahun 1882, didirikan sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegraf. Layanan komunikasi lalu dikonsolidasikan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraaf Telefoon (PTT). Sebelumnya, pada tanggal 23 Oktober 1856, dibentuk pengoperasian layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan Bogor (Buitenzorg). Pada tahun 2009 momen ini dijadikan sebagai patokan hari lahirnya Telkom.

Kargoku - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (IDX: TLKM, NYSE: TLK) - Biasanya disebut Telkom Indonesia atau Telkom adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa informasi dan komunikasi dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Telkom mengklaim sebagian perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan telkom tetap sebanyak 15 juta dan pelanggang telpon seluler 104 juta.

Perusahaan negara – Pada tahun 1961, Status jawatan dirubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965, PN Postel terbagi menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).

Perumtel – Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi dirubah namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyediakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT Indonesian Satellite Corporation Tbk.

(Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjalankan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1989, dibuatkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, yang mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) – Pada tanggal 1 Mei 1991, Perumtel berubah bentuk menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991. Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom.

Sejak itu saham Telkom terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ/JSX) dan Bursa Efek Surabaya (BES/SSX) (keduanya sekarang memiliki nama Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), Bursa Efek New York (NYSE) (Diperdagangkan pada tanggal 14 Juli 2003) dan Bursa Efek London (LSE).

Saham Telkom Indonesia diperdagangkan tanpa terdaftar di Bursa Saham Tokyo (TSE). Jumlah saham yang dilepas ketika itu adalah 933 juta lembar saham. Sejak 16 Mei 2014, saham Telkom bukan diperdagangkan di Bursa Efek Tokyo (TSE) dan pada 5 Juni 2014 di Bursa Efek London (LSE).

Tahun 1999 dibuat Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Sejak tahun 1989, Pemerintah Indonesia menerapkan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka persaingan pasar bebas. Dengan demikian, Telkom tidak lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia.

Tahun 2001 Telkom melakukan pembelian 35% saham Telkomsel Indonesia dari Indosat sebagai dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara Telkom dan Indosat.

Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal. Pada 23 Oktober 2009, Telkom memperkenalkan “New Telkom” (“Telkom baru”) yang ditandai dengan penggantian identitas perusahaan.

Dewan Komisaris

JabatanPejabat
Komisaris Utama dan Komisaris Independen Rhenald Kasali
KomisarisAhmad Fikri Assegaf
KomisarisAlex Denni
KomisarisIsmail
KomisarisMarcelino Pandin
Komisaris IndependenMarsudi Wahyu Kisworo
Komisaris IndependenWawan Iriawan
Komisaris IndependenChandra Arie Setiawan
KomisarisRizal Mallarangeng
Dewan Komisaris Telkom Indonesia

Dewan Direksi

JabatanPejabat
Direktur UtamaRiriek Adriansyah
Direktur KeuanganHeri Supriadi
Direktur Network & IT ServiceHerlan Wijanarko
Direktur Consumer ServiceFM Venusiana R
Direktur Human Capital ManagementAfriwandi
Direktur Enterprise & Business ServiceEdi Witjara
Direktur Digital BusinessMuhamad Fajrin Rasyid
Direktur Strategic PortfolioBudi Setyawan Wijaya
Direktur Wholesale and International ServiceDian Rachmawan
Dewan Direksi Telkom Indonesia

Layanan PT Telekomunikasi Indonesia

Telkom Indonesia menyediakan jasa telepon tetap kabel (fixed Wireline), jasa telepon tetapi nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile service), data/internet serta jasa multimedia lainnya. Berikut adalah beberapa layanan Telkom.

Telepon, Data Dan Internet

  • IndiHome Fiber merupakan layanan Triple Play dari Telkom dengan teknologi 100% fiber yang terdiri dari Internet Fiber atau High Speed Internet (Internet Cepat), Interactive TV (UseeTV) dan Phone (Telepon Rumah)
  • Telepon tetap (PSTN): layanan telepon tetap yang pernah menjadi monopoli Telkom di Indonesia
  • Flexi: layanan telepon, data dan internet berbasis fixed wireless CDMA
  • TelkomNet Instan: layanan akses internet dial up
  • TelkomNet Astinet: layanan akses internet berlangganan dengan fokus perusahaan
  • Speedy: layanan akses internet dengan kecepatan tinggi (broad band) menggunakan teknologi ADSL
  • e-Business (i-deal, i-manage, i-Settle, i-Xchange, TELKOMWeb Kiostron, TELKOMWeb Plazatron)
  • Solusi Enterprise – INFONET
  • TELKOMLink DINAccess
  • TELKOMLink VPN IP: layanan komunikasi data any to any connection berbasis IP MPLS.
  • TELKOMNet Whole Sale (VPN Dial): Layanan akses dial up ke intranet suatu perusahaan yang dilakukan secara remote dan mobile melalui jaringan data berbasis TCP IP (MPLS/tunneling) pada TELKOMNet.
  • TELKOM ISDN: jaringan digital yang menyediakan layanan telekomunikasi multimedia, merupakan pengembangan dari sistem telepon yang telah terintegrasi.
  • e-Health: layanan solusi untuk entitas kesehatan yang meliputi sistem informasi dan aplikasi (ePuskesmas, ePharmacy, HIE (Health Information Exchange)

Satelit

  • TELKOMSatelit (Sewa Transponder)
  • TELKOMVSAT (VSAT)
  • Palapa A1
  • Palapa A2
  • Palapa B1
  • Palapa B2
  • Palapa B2P (bersama Satelindo)
  • Palapa B2R
  • Palapa B4
  • Telkom-1 (tidak beroperasi lagi dan dipindahkan oleh Satelit Palapa D, Telkom-3S dan BRIsat.)
  • Telkom-2
  • Telkom-3
  • Telkom-3S
  • Merah Putih

Televisi Berlangganan Berbasis Protokol Internet

  • Groovia TV (tidak beroperasi lagi dan digantikan oleh UseeTV)
  • UseeTV

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

Tren bisnis 2026 di Indonesia: Analisis peluang usaha seperti logistik hijau, e-commerce cross-border, dan kebutuhan logistik pendukung agar UMKM lebih kompetitif dan berkembang.

Tren Bisnis 2026: Peluang Usaha yang Diprediksi Naik Daun dan Kebutuhan Logistik Pendukungnya

Kargoku – Kalau kamu menjalankan UMKM atau bekerja di sektor e-commerce, pasti sudah mulai memikirkan tren bisnis…

Bisnis Dropship: Masih Worth It di 2026 untuk UMKM yang Mau Mulai dari Nol?

Kargoku – Kalau kamu lagi mikir-mikir cari usaha sampingan atau bahkan bisnis utama yang modalnya…

peluang bisnis logistik, tren logistik global, logistik 2026, bisnis logistik indonesia, sektor logistik, industri logistik, supply chain global, manajemen rantai pasok, strategi bisnis logistik, adaptasi bisnis logistik, inovasi logistik, teknologi logistik, digitalisasi logistik, logistik masa depan, logistik berkelanjutan, green logistics, last mile delivery, e-commerce logistics, efisiensi pengiriman, pertumbuhan industri logistik, UMKM logistik, Kargoku.id

Peluang Bisnis dari Tren Global di Sektor Logistik Tahun 2026: Bidang yang Sedang Berkembang dan Adaptasinya di Indonesia

Tahun 2026 ini membawa berbagai peluang bisnis dari tren global di bidang logistik dan supply…