Siapakah Sosok di balik kemewahan Brand Handuk ternama Terry Palmer?
Brand Terry Palmer ini ternyata asli buatan Indonesia, saat ini perusahaannya dipimpin oleh generasi ketiganya yaitu Wilson Pesik.
Terdapat beberapa mitos mengenai mengenai perusahaan keluarga pada generasi ketiga yang dianggap sebagai kutukan “menghancurkan” sedangkan generasi pertama “merintis” dan generasi kedua “mengembangkan.”
Wilson Pesik seakan mematahkan mitos yang berkembang tersebut, bagaimana tidak, ia sosok muda yang berani mengambil langkah dan inovasi dalam strategi marketingnya.
Tidak hanya menjadi sekedar sponsor tapi Brand Terry Palmer kini sudah menjadi bagian dari kegiatan acara Miss World.
“mana ada handuk di dunia yang mau muncul di TVC, Saya berani mengambil langkah itu” terangnya dengan rasa bangga.
Wilson Pesik Memegang Kepercayaan sang ayah setelah studinya selesai
Berbekal pendidikan di Amerika, dengan Konsentrasi Marketing dan Entrepreneurship.
Setelah kepulangannya ke Indonesia, Wilson Pesik sudah diberi kepercayaan untuk memimpin perusahaan dengan jumlah karyawan sebanyak kisaran 5000 orang. Ayahnya berpesan kepadanya melalui SMS Ketika pesawatnya mendarat di Indonesia.
“Welcome home , mari kita jalani bersama – sama, meraih kesuksesan bersama – sama” kenang Wilson
Selama studinya di Amerika ia mempelajari mengenai produk – produk handuk di sana, dan sudah menggapnya sebagai pesaingnya. “ saya belajar dari segi desain dan taste”
ia mengingatnya Kendati sang ayah sudah mempercayainya padahal ia belum punya pengalaman di perusahaan. Namun, kepercayaan ini di berikannya karna ayah sudah mewanti – wantinya akan tanggung jawabnya untuk meneruskan posisi ayahnya di perusahaan sebagai pemimpin.
Dengan luas Pabrik 40 hektare yang berlokasi di tanggerang. PT Indah Jaya kini di pimpin oleh sosok muda yang berbakat.
Keistimewaan Handuk Terry Palmer
Wilson Pesik yang sudah terjun langsung dalam proses Produksi semenjak kecil, mengetahui betul bagaimana pemilihan bahan baku yang baik. Handuk Terry Palmer sendiri berbahan 100 % Cotton Combed yang terbuat dari Katun Mesir dengan paduan koleksi batu Swarovski. Higienis dan antibakteri. Memiliki daya serap yang maksimal dan lembut ketika digunakan.
Wilson Pesik juga berkampanye untuk mencuci handuk tiga kali sehari, handuk bisa memicu perkembangbiakan bakteri, kuman dan jamur yang menyebabkan permasalahan kulit serta bau tidak sedap.
Terry Palmer sudah memasuki pasar global. mendulang kesuksesannya di pasar lokal maupun mancanegara. Dalam pasar lokal merk ini di percaya oleh banyak hotel – hotel berbintang.
Baca juga siapa di balik kesuksesan bedak cushion.
