Bisnis Ikan Nila adalah Peluang Usaha yang Menjanjikan

Bisnis Ikan Nila

Bisnis Ikan Nila merupakan salah satu  investasi yang menarik dan dapat memberikan keuntungan.

Ikan Nila cocok dibudidayakan, karena memiliki ketahanan yang baik.

Ikan Nila dapat hidup di air tawar dan air laut , serta dapat beradaptasi di lingkungan yang mengalami perubahan ekstrim.

Oleh sebab itu, Bisnis Ikan Nila mampu menjadi bisnis yang memiliki potensi besar untuk meraih keuntungan.

Peluang Bisnis Ikan Nila

Ikan Nila merupakan jenis ikan  yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Mulai dari rumahan sampai tempat kuliner ternama, cenderung menawarkan sajian Ikan Nila  tersebut.

Dengan demikian, tidak heran lagi bahwa Bisnis Ikan Nila banyak dilakukan oleh masyarakat melalui cara berikut:

1. Mempersiapkan Kolam

Ukuran ideal kolam untuk pemeliharaan ikan nila yakni 2 meter X 2 meter, tinggi 2,5 meter.

Ukuran kolam ini lebih tepat untuk pemeliharaan nila sejumlah 15.000 ekor.

Sebelum pengisian air telebih dahulu diberi pupuk kandang agar unsur tanah lebih baik dan terhindar dari pestisida.

Usahakan suplai air yang baik (tenang) agar pertumbuhan ikan cepat besar.

2. Penebaran Benih

Penebaran benih dilakukan setelah kurang lebih 1 minggu pengisian air kolam.

Pastikan bibit ikan berkualitas dan terbebas dari serangan penyakit.

Hendaknya bibit ikan sudah memiliki ukuran 8-12 cm atau 30gram per ekor.

3. Pemberian Makan

Pemberian makanan ikan nila tidak harus berupa pelet, tetapi juga dapat diberi makanan alami berupa dedak, ampas kelapa, dan makanan hijau-hijau lainnya seperti daun kecubung atau kaliandra.

Usahakan makanan berprotein dan bervitamin cukup agar pertumbuhannya normal.

4. Perawatan

Perawatan ikan nila terutama memperhatikan keadaan dan kondisi air.

Usahakan air mengalir dalam keadaan tenang agar tidak mudah terserang penyakit atau mengalami stress.

Menjaga kebersihan kolam dengan cara mengganti air dalam kurun waktu tertentu.

5. Panen

Pemeliharaan ikan nila berlangsung selama kurang lebih 6 bulan.

Ikan nila sudah dikatakan siap panen jika beratnya sudah mencapai 400-600 gram per ekor.

Apabila ukuran ikan belum serentak sama, pemanenan dapat dilakukan secara pilih atau bertahap.

Ambil ikan yang sudah berukuran normal sesuai pasaran.

Sementara ikan yang masih kecil dapat dibiarkan di dalam kolam.

Itulah langkah Bisnis Ikan Nila melalui budidaya sendiri.

Jenis kolam tidak harus menggunakan semen atau tanah secara langsung, tetapi bisa menggunakan terpal.

Kesungguhan budidaya Anda sangat berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh.

 

Baca Juga : Budidaya Pisang Cavendish di Tanah Air

Related posts

Leave a Comment