Soeprapto Suparno dan Inovasi Jasa Pengiriman Barang

soeprapto suparno founder Tiki dan founder JNE , PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir

Soeprapto Suparno Sang Founder JNE

Pengusaha Sukses – Soeprapto Suparno sang Founder JNE dan TIKI 

Soeprapto Suparno lahir di Bangka, pada 7 Oktober 1934. Pengusaha sukses ini telah berpulang pada usianya yang ke 81 tahun pada hari selasa 23/6/2015.

Soeprapto Suparno meninggalkan aset bisnis yang maju di Indonesia, mempunyai seorang istri, enam orang anak dan 12 orang cucu.

Franchise JNE telah bertumbuh sangat pesat hingga saat ini. Apa yang mendorong Soeprapto Suparno untuk memanfaatkan peluang bisnis ekspedisi ini?

Citra Van Titipan Kilat

TIKI didirikan pada tanggal 1 September 1970 oleh H. Soeprapto Suparno dan Ibu Hj. Nuraini dengan nama Citra Van Titipan Kilat yang beralamat di Jalan Raden Saleh Raya No. 2, Jakarta Pusat.

Adanya aktivitas dan mobilitas tinggi di bandara yang menangani banyaknya kiriman paket dan dokumen telah menginspirasi terbentuknya perusahaan ini.

Seiring berjalannya waktu, TIKI sudah ada di seluruh Indonesia. Selain kiriman domestik, TIKI juga dapat melayani kiriman ke mancanegara.

Pada tahun 1990, TIKI membuka divisi pengiriman luar negeri yang kemudian menjadi anak perusahaan TIKI yang bernama TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir).

Soeprapto Suparno sendiri juga memiliki

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)

Pada mulanya Soeprapto Suparno mendirikan perusahaan yang bernama PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)  bersama Johari Zein pada tanggal 26 November 1990.

Dengan modal awal sebesar Rp 100 juta, Soeprapto Suparno dan Johari Zein dibantu dengan karyawan JNE sejumlah 8 orang menyewa gedung di daerah Jl. S. Parman, yang saat ini sudah berubah menjadi hotel.

Konsep bisnisnya yang bergerak dalam bidang ekspedisi, impor kirim barang beserta dokumen, awalnya berfokus kepada jaringan international, dari luar negeri ke Indonesia.

Pada tahun 1991, JNE bergabung dalam jaringan International Air Transport Association (IATA), membuka hubungan perusahaan kurirnya di mancanegara seperti Singapura, Jepang, Malaysia, Philipina Hongkong dan Taiwan, dengan membentuk perhimpunan (ACCA) Association Courier Conference of Asia.

Akan tetapi kemudian PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir memisahkan diri secara manajemen dengan TIKI Group dan tidak hanya melayani pengiriman Luar Negeri saja tetapi juga melayani kiriman domestik.

Sehingga Citra Van Titipan Kilat dan PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir akhirnya menjadi kompetitor resmi dalam bisnis jasa pengiriman barang.

Seiring dengan berjalannya waktu dan persaingan pasar dalam negeri yang kian pesat, PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir yang dipimpin oleh Soeprapto Suparno memutuskan untuk memfokuskan target ke pasar domestik.

Dan juga karena pengaruh dari krisis moneter 1998, mendorong sang founder JNE untuk menggagas kepada orang yang terkena PHK untuk juga membuka agen JNE.

Soeprapto Suparno adalah orang yang menanamkan prinsip-prinsip perusahaan ke dalam budaya kerja seluruh karyawan JNE. Visi Soeprapto Suparno, yaitu “Menyambung Silaturahim dan Mengantarkan Kebahagiaan”.

Soeprapto Suparno sang founder JNE adalah pemimpin serta teladan yang bersahaja dan peduli akan orang-orang di sekitarnya. CEO Group JNE Abdul Rahim Tahir menyampaikan kepada republika.co.id tentang kenangannya akan sosok Soeprapto Suparno.

“Tahun di mana terjadi pemutusan hubungan kerja besar-besaran karena keadaaan ekonomi negara yang sangat lemah, tidak serta merta membuat beliau turut mem-PHK karyawannya. Sebaliknya, saat itu Pak Prapto malah membagikan beras kepada seluruh karyawan karena khawatir dengan karyawan JNE yang juga terkena dampak ekonomi nasional,”

Bapak Soeprapto Suparno juga menerima Lifetime Achievement Award dari Asosiasi Logistik Indonesia.

Berikut ini slideshow video profil dari Soeprapto Suparno.

Perkembangan Bisnis dan Inovasi Logistik JNE

Dilihat dari segi pertumbuhan industri yang rata-rata mencapai sebesar 10% – 15% pertahun, namun beda hal nya dengan JNE yang bisa mencapai angka 20% tiap tahunnya.

Hingga kini PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir sudah memiliki jaringan yang sangat luas, merajai pasar domestik yang tersebar hingga ke daerah pelosok di Indonesia memiliki lebih dari 5000 gerai. Dan sudah mempekerjakan sekitar 12.000 orang pegawai di seluruh Indonesia.

Inovasi PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir antara lain adalah dengan membuka bisnis baru dengan konsep layanan barang- barang kebutuhan pokok. JNE Trucking yang berkapasitas besar dilengkapi teknologi GPS agar dapat memantau armada dan barang-barang kiriman.

Adapula inovasi lain yang dicetuskan, kali ini berupa pesanan oleh-oleh nusantara. Jadi sistemnya semua orang bisa saling mengirimkan makanan terutama makanan khas suatu daerah, dan dikirim ke daerah lainnya untuk keluarga ataupun sanak saudara dengan mudah.

Hanya tinggal request melalui telepon ke JNE, kemudian JNE akan mencarikan dan mengirimkan barang tersebut sampai tujuan.

Dan dalam upgrade teknologinya, saat ini sebanyak 170 titik jaringan sudah dilengkapi dengan teknologi berbasis online, memasukan data secara online agar memudahkan PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir dan pelanggan untuk bersama-sama mengawasi pengiriman barangnya.

Tidak hanya dengan inovasi, tetapi juga dengan memberikan suatu kepercayaan kepada konsumennya dengan cara menganjurkan agar para konsumennya mengasuransikan barang kirimannya.

Sehingga apabila nantinya perusahaan asuransi tidak membayar klaim sesuai hari yang sudah ditentukan, maka JNE bersedia menggantikan klaim tersebut.

Suatu komitmen yang dijaga oleh PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir agar memberikan pelayanan terbaiknya. Karena dalam industri ini, barang yang sampai kepada pelanggan itu sudah harga mati.

Pada tahun 2015, PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir mengeluarkan video yang menampilkan inovasi-inovasi lainnya seperti aplikasi mobile hingga konsep maskapainya sendiri untuk angkutan logistik lewat udara.

Berbagai macam bentuk penghargaan sudah didapatkan diantaranya adalah :

  • Adikarya Pos 1998
  • Superbrands Indonesia 2005 – The Nielsen Company Indonesia
  • Indonesia Original Brand 2012 – SWA Magazine
  • Indonesia Brand Champion 2013 – Markplus Insight
  • The Asia HRD Award 2013 – SMR Group
  • HR Future Leader 2013 – SWA Magazine
  • Franchise Top of Mind 2016 – AFI & Frnchise Magazine
  • Sales & Promotion Of The Year 2017 – Markplus

Sumber : www.jne.co.id

Baca juga kisah pengusaha sukses lainnya

 

Related posts

Leave a Comment