Categories Keuangan

Jenis Instrumen Pasar Modal Dalam Ekonomi

ARTIKEL KEUANGAN

Ketahui 5 Jenis Instrumen Pasar Modal Ini Dalam Ekonomi!

Bagi Anda yang di masa SMA memilih jurusan IPS, atau berkuliah di Fakultas Ekonomi pasti pernah mendengar tentang instrumen pasar modal.

Namun bagi Anda yang memiliki jurusan lain mungkin sangat awam dengan istilah tersebut. Jangan khawatir, untuk Anda yang haus akan pengetahuan, pembahasan kali ini akan berfokus pada pasar modal beserta instrumennya.

Pasar modal sendiri merupakan sebuah pasar dalam kegiatan ekonomi yang berguna dalam pengolahan dana jangka panjang.

Pengolahan dana tersebut dapat diperjualbelikan dalam perdagangan efek suatu perusahaan. Sedangkan dalam pasar modal juga memiliki instrumen-instrumen.

Apa saja instrumen-instrumen dalam pasar modal? Yuk, kita intip penjelasannya bersama-sama.

5 Jenis Instrumen Pasar Modal

Berikut ini adalah jenis-jenis instrumen pasar modal yang perlu Anda ketahui. Diantaranya yaitu :

1. Saham

Anda pasti tidaklah asing dengan saham.Saham merupakan salah satu instrumen dari pasar modal. Saham merupakan surat berharga tanda kepemilikan seseorang atau sekelompok orang terhadap suatu perusahaan.

Intinya adalah bahwa saham merupakan suatu bukti bahwa orang itu menjadi pemilik atas sebuah perusahaan. Pemilik tersebut bisa saja menjadi pemilik keseluruhan atau hanya sebagian perusahaan saja.Saham sendiri terdiri dari 2 jenis , yaitu saham biasa (common stock) dan saham preferen(preferred stock).

2. Obligasi

Instrumen kedua dalam pasar modal yaitu obligasi. Obligasi adalah sebuah surat berharga yang isinya berupa pernyataan bahwa pihak pemilik membeli hutang dari suatu perusahaan yang menerbitkan obligasi.

Sedangkan untuk pihak penerbit obligasi harus membayar hutang pokok beserta bunga berdasarkan waktu yang telah ditentukan.

3. Right

Instrumen pasar modal selanjutnya yaitu Right. Right ini juga sering disebut dengan produk yang merupakan turunan dari saham.

Bentuknya berupa surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk dapat membeli saham baru pada harga dan waktu yang ditentukan. Instrumen ini membuat pemilik saham lama memiliki tambahan saham baru yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan.

4. Warrant

Instrumen yang satu ini sebenarnya memiliki kemiripan dengan Right.Warrant memberikan hak kepada pemilik saham lama untuk memiliki saham baru pada harga dan waktu yang ditentukan.

Namun letak perbedaannya adalah Warrant lebih tergolong dalam obligasi. Warrant berfokus pada jual beli yang memiliki sebuah kesepakatan dan kepastian.

5. Opsi

Instrumen terakhir dari pasar modal adalah Opsi. Opsi merupakan instrumen turunan dari saham yang memberikan hak pada pelaku ekonomi untuk menjual maupun membeli suatu aset finansial pada harga dan waktu yang ditentukan bersama.

Opsi terbagi menjadi dua jenis yaitu Hak menjual (Put Option) dan Hak Membeli (Call Option).
Demikianlah topik kali ini membahas tentang instrumen pasar modal.

Semoga artikel ini dapat menjadi pengantar bagi Anda yang ingin mendalami lebih lanjut lagi tentang pasar modal.

 

Baca Juga: Mengenal Tentang Bank HSBC Indonesia

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

free trade zone

Apa Itu Kawasan Perdagangan Bebas Free Trade Zone?

Kargoku – Kawasan perdagangan bebas free trade zone semakin sering dibicarakan, apalagi saat kamu mengikuti…

“Jangan Naikkan Pajak Saat Ekonomi Masih Lemah”, Logika Rasional di Balik Kebijakan Fiskal yang Menenangkan

Menteri Purbaya: “Jangan Naikkan Pajak Saat Ekonomi Masih Lemah”, Logika Rasional di Balik Strategi Fiskal yang Berani

Kargoku – Kebijakan fiskal selalu menjadi topik menarik dalam setiap fase ekonomi, terutama ketika muncul…

Kargoku - sistem pemerintahan indonesia - bentuk negara indonesia - bentuk pemerintahan indonesia - sistem pemerintahan - bentuk pemerintahan - https://kargoku.id

Mengenal Lebih Dekat Sistem Pemerintahan Indonesia

Kargoku.id – Sistem pemerintahan Indonesia adalah fondasi yang mengatur bagaimana negara ini berjalan, bagaimana kebijakan…