Kargoku – PT Kalbe Farma Tbk. (IDX: KLBF) – Kalbe Farma adalah perusahaan internasional yang memproduksi farmasi, suplemen, nutrisi dan lainnya berbau kesehatan yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan farmasi. Kalbe Frma memiliki motto “Mengabdikan Ilmu untuk Kesehatan dan Kesejahteraan”.
Kalbe Farma didirikan pada 10 September 1966, oleh 6 bersaudara, yaitu Khouw Lip Tjoen, Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Kalbe Farma telah jauh berkembang dari sebagai usaha farmasi yang dikelola di tempat pendirinya di daerah Jakarta Utara.
Selama lebih dari 40 tahun sejarah Kalbe, pengembangan usaha mulai gencar dilakukan melalui akuisisi strategis terhadap perusahaan-perusahaan farmasi lainnya. Merek-merek Kalbe Farma dikenal sebagai barang rumah tangga.
Sejarah PT Kalbe Farma Tbk
Berdiri pada tahun 1966, Kalbe telah jauh berkembang dari usaha di rumah menjadi perusahaan farmasi terdepan di Indonesia. Melalui proses perkembangan organik dan penggabungan usaha & akuisisi, Kalbe telah tumbuh dan bertransformasi menjadi penyedia solusi kesehatan terintegrasi melalui 4 kelompok divisi usahanya:
- Divisi Obat Resep (kontribusi 23%),
- Divisi Produk Kesehatan (kontribusi 17%),
- Divisi Nutrisi (kontribusi 30%),
- Divisi Distribusi and Logistik (kontribusi 30%).

Keempat divisi usaha ini mengelola portofolio obat resep dan obat bebas yang komprehensif, produk-produk minuman energi dan nutrisi, serta usaha distribusi yang mencakup lebih dari satu juta outlet di seluruh kepulauan Indonesia.
Di pasar internasional, Perseroan telah muncul di negara-negara ASEAN, Nigeria, dan Afrika Selatan, dan menjadi perusahaan produk kesehatan nasional yang dapat berlomba di pasar ekspor.
Perseroan menyadari pentingnya inovasi untuk membantu pertumbuhan usaha. Kalbe telah membangun kekuatan dan pengembangan dalam bidang formulasi obat generik dan membantu peluncuran produk konsumen dan nutrisi yang inovatif.
Melalui aliansi strategis dengan mitra-mitra internasional, PT Kalbe Farma telah merintis beberapa inisiatif penelitian dan pengembangan yang banyak terlibat dalam riset mutakhir di bidang sistem penghantaran obat, obat kanker, sel punca dan bioteknologi.
Saat ini, Kalbe adalah salah satu perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara yang sahamnya telah ada di bursa efek dengan nilai kapitalisasi pasar US$5 miliar dan penjualan melebihi Rp15 triliun. Posisi kas yang baik yang memberikan fleksibilitas yang luas dalam pengembangan usaha Kalbe pada masa mendatang.
Pada tahun 1992, melalui Yayasan Pendidikan Kalbe, Kalbe Farma mendirikan STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Kalbe, yang pada tahun 2009 berubah nama menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Kalbe. Tahun 2011, STIE Supra, STMIK Supra dan ITBK melebur menjadi satu dan berubah nama menjadi Kalbis Institute. Dalam operasionalnya Kalbis Institute bekerja sama dengan Bina Nusantara.
Brand Yang Masih di Produksi
| Bintang Toedjoe | Puyer 16 Bintang Toedjoe Juss Ginseng |
| Kalbe Over The Counter | Bintang Toedjoe Panas Dalam Bintang Toedjoe Masuk Angin Promag Kalpanax Komix Procold Mixagrip Entrostop Fatigon Dantusil Mixadin Woods Cerebrovit Mextril Diva Beauty Drink Extra Joss H2 Health and Happiness |
| Sakafarma | Sakatonik Liver Sakatonik ABC Waisan (sebelumnya diproduksi oleh Bintang Toedjoe) Mikorex (sebelumnya diproduksi oleh Bintang Toedjoe) Mensana |
| Kalbe Nutritionals | Prenagen Milna Morinaga Zee Fitbar Entrasol Slim & Fit Nutrive Benecol Diabetasol |
| Kalbe Drinks Division | Hydro Coco Love Juice Vegie Fruit |
Didukung lebih dari 17.000 karyawan, saat ini Kalbe telah tumbuh menjadi penyedia layanan kesehatan terbesar di Indonesia, dengan keunggulan keunggulan dalam pemasaran, branding, distribusi, finansial serta penelitian dan pengembangan. Kalbe Farma merupakan perusahaan dengan produk kesehatan publik terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai kapitalisasi pasar Rp79,2 triliun dan nilai penjualan Rp20,2 triliun di akhir 2017.
