Categories Bisnis

Mengenal Kawasan Industri Terpadu Buli Lebih dalam

ARTIKEL BISNIS KARGOKU

Sudahkah kamu tahu tentang Kawasan Industri Terpadu Buli? Kalau ya, apa yang kamu ketahui tentangnya? Kawasan industri ini diharapkan mampu menjadi industri yang maju sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Meskipun berada di luar Jawa, kawasan industri ini memiliki infrastruktur yang tidak kalah dengan Pulau Jawa.

Sekilas tentang Kawasan Industri Terpadu Buli

Kawasan industri ini berlokasi di Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara. Nilai investasi untuk kawasan ini mencapai total Rp 4,4 triliun.

Untuk skema pendanaannya sendiri berasal dari APBN dan BUMN.

Sementara untuk penanggung jawab untuk kawasan industri adalah milik Kementerian Perindustrian.

Fasilitas yang ada di kawasan industri ini termasuk lengkap, di antaranya ada kantor pengelola, penyediaan air bersih dan oxygen plant.

Bahkan sebelumnya ada usulan untuk menambahkan rusun yang akan bisa digunakan oleh para pekerja di kawasan perindustrian Buli ini.

Pada tahun 2015 lalu, dibangunlah sebuah perpanjangan runway dan penambahan fasilitas Bandara Buli.

Untuk status terakhir dari kawasan industri ini memiliki lahan seluas 300 Ha di kawasan ini telah diambil alih oleh PT Antam Persero.

Kawasan industri Buli ini sudah difokuskan untuk pembangunan pabrik feronikel (Feni).

Jadi akan digunakan PT. Antam untuk kepentingan pengolahan high grid nittera (pengolahan low grid).

Lalu pembangunan pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri ini juga sudah diselesaikan.

Kemenperin juga telah membantu penyusunan atas masterplan awal seluas 300 ha.

Sementara Penyusunan Dokumen DED sedang dalam jalan poros.

Juga untuk lingkungan KI serta kantor pengelola KI.

Kawasan Industri terpadu buli
pabrik feronikel (Feni)

Deskripsi mengenai Kawasan Industri Buli

Kawasan Industri Buli memproduksi berbagai Feronikel, Stainless Steel dan beberapa produk hilirnya. Dengan nilai investasi ± Rp 4,4 T.

Di kawasan industri ini sudah tersedia pelabuhan jetty solid dengan wharf sepanjang 154 meter, panjang trestle 210 meter, dan panjang causeway 242 meter.

Sementara untuk kapasitasnya mencapai hingga 35.000 DWT.

Itulah pengenalan mengenai Kawasan Industri Terpadu Buli. Rupanya kawasan industri yang satu ini sudah cukup maju dan diperhatikan pembangunannya. Bagaimana menurutmu menarik kan?

 

Baca Juga: Pameran Sebagai Media Pemasaran Dan Evaluasi Anda

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

Transformasi Digital Bukan Soal Teknologi, Tapi Cara Membaca Data: Panduan Sederhana untuk Mengoptimalkan Bisnis

Kargoku – Transformasi Digital sering terdengar seperti istilah besar yang hanya relevan untuk perusahaan raksasa dengan tim…

Membangun Corporate Culture yang Kuat: Benarkah Ini Hanya Urusan Tim HRD?

Kargoku – Pernahkah terpikirkan mengapa ada perusahaan yang karyawannya sangat loyal, sementara di tempat lain…

Ide Bisnis untuk Introvert: Tetap Produktif Meski Senang Menyendiri

Kargoku – Ide Bisnis sering dibayangkan identik dengan networking luas, presentasi ke banyak orang, atau…