Categories Dunia Kerja

Konsep Penting dalam Manajemen Pemasaran

Setiap perusahaan memiliki ide atau konsep yang berbeda untuk manajemen pemasaran. Beberapa perusahaan mungkin lebih menyukai konsep pemasaran dengan memproduksi barang dalam skala besar, dengan asumsi biaya produksi dapat diturunkan, harga barang akan murah sehingga barang terjual dengan cepat. Tetapi perusahaan lain, mungkin memiliki konsep pemasaran yang berbeda dengan meningkatkan kualitas barang yang dihasilkan. Setidaknya ada 4 konsep manajemen pemasaran dengan semua kekurangan dan kelebihan yang perlu Anda ketahui.

Konsep Dasar Manajemen Pemasaran

manajemen pemasaran

Untuk melakukan kegiatan pemasaran setidaknya produsen harus mengetahui lima konsep pemasaran. Antara lain konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, dan konsep pemasaran kemasyarakatan.

1. Konsep Produksi

Konsep ini menentukan bagaimana produk yang dihasilkan harganya lebih murah dan mudah digunakan dimanapun. Sehingga tidak terjadi masalah dalam penjualan. Bisa dibilang, produsen mencoba manajemen pemasaran melalui upaya penurunan biaya produksi dan penguatan sistem distribusi. Konsep ini akan  berjalan dengan baik jika permintaan melebihi stok. Tetapi tidak semua konsumem membeli barang dengan harga murah dan mudah didapat. Ada saatnya mereka membutuhkan barang berkualitas dengan harga yang pantas.

2. Konsep Produk

 Perusahaan yang menggunakan konsep ini harus memiliki kualitas barang yang bagus, sehingga mudah menarik konsumen. Konsep ini, mungkin bisa diterima oleh beberapa konsumen, namun kita tidak boleh lupa, kualitas yang bagus pasti memengaruhi harga, sedangkan bagi sebagian konsumen, harga yang murah masih menjadi tujuan utama untuk membeli barang.

3. Konsep Penjualan

Konsep ini digunakan oleh perusahaan yang mengarahkan konsumen dengan sebuah teknik promosi. Dengan menggunakan konsep manajemen pemasaran ini, perusahaan harus memikirkan usaha penjualan untuk mempengaruhi konsumen membeli produknya yaitu dengan teknik promosi. Sehingga mereka percaya bahwa  dengan sistem penjualan yang baik, mereka bisa menjual produk apa saja yang mereka tawarkan. Namun dengan banyaknya pesaing saat ini, bisa jadi pelanggan akan berpindah produk di kemudian hari.

4. Konsep Pemasaran

Pasti salah satu dari kamu berpikiran bahwa penjualan dan pemasaran memiliki arti yang sama. Ternyata kamu kurang tepat, penjualan dan pemasaran sangat berbeda.  penjualan lebih menekankan pada produk yang dijual, sedangkan pemasaran lebih tertuju kepada keinginan dan kebutuhan konsumen. Perusahaan yang menggunakan konsep pemasaran menganggap bahwa kepuasan konsumen adalah segalanya, sehingga barang atau jasa yang dihasilkan harus sesuai kebutuhan mereka.  namun konsep ini hanya bisa dinikmati kalangan tertentu yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih.

5. Konsep Pemasaran Umum

Konsep ini menunjukan tidak hanya pada kepuasan konsumen tapi juga memperhatikan manfaat bagi orang lain. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan menghasilkan mobil yang rendah bahan bakar tapi menyebabkan polusi. Hal ini hanya membuat konsumennya puas, tapi masyarakat tidak menerima manfaatnya. Perusahaan dengan konsep manajemen pemasaran umum, tidak akan mau menjualnya. Perusahaan dengan konsep ini percaya, bahwa sebuah kesuksesan bisnis akan dipengaruhi oleh kepuasan pelanggan dan memiliki dampak baik yang bisa diterima masyarakat umum, sehingga konsep ini memungkinkan untuk digunakan dan disukai banyak konsumen.

Demikian informasi mengenai beberapa konsep dasar manajemen pemasaran yang banyak diikuti oleh hampir semua pelaku bisnis. Semoga bermanfaat!!

 

Baca Juga: Model-Model Manajemen Sumber Daya Manusia

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

Tips Adaptasi Kerja Hybrid Menjaga Ritme Kerja dan Komunikasi Tim Tetap Sejalan

Tips Adaptasi Kerja Hybrid: Menjaga Ritme Kerja dan Komunikasi Tim Tetap Sejalan

Kargoku – Tips adaptasi kerja hybrid semakin relevan ketika banyak bisnis, termasuk UMKM dan perusahaan…

Budaya Kerja Modern: Perubahan Pola Kerja di Era Digital yang Perlu Dipahami

Kargoku – Kalau kamu pemilik UMKM atau manajer di perusahaan logistik, pasti merasakan bagaimana budaya…

Bukan Sekadar CV Online Strategi Personal Branding LinkedIn untuk Pengusaha dan Profesional Logistik

Bukan Sekadar CV Online: Strategi Personal Branding LinkedIn untuk Pengusaha dan Profesional Logistik

Kargoku – Dalam satu dekade terakhir, saya menyaksikan pergeseran fundamental dalam cara kita berbisnis di Indonesia.…