kargoku.id – PT DCI Indonesia Tbk (IDX : DCII) adalah perusahaan penyedia data center terkemuka di Indonesia. Perusahaan merupakan data center Tier IV pertama di Asia Tenggara yang mampu memberikan layanan infrastruktur pusat data yang aman, konsisten dan terpercaya sesuai dengan standar global.
Sejarah Perusahaan
| 2011 | Perusahaan berdiri dengan tujuan untuk menghadirkan pusat data berskala internasional di Indonesia dengan luas area 8,7 hekter di MM2100 |
| 2012 | Membangun gedung Pusat data pertama (JK1) dengan kapasitas sebesar 3 MW |
| 2013 | JK1 mulai beroperasi dengan tingkat ketersediaan layanan 99,999%. Memperoleh sertifikasi ISO 27001: Information Security Management System yang merupakan standar internasional untuk mengelola keamanan informasi. |
| 2014 | Menjadi pusat data pertama di Asia Tenggara yang memiliki sertifikat Tier IV design dari Uptime Institute |
| 2017 | Pembangunan pusat data JK2 dengan kapasitas terpasang 7MW |
| 2018 | Pembangunan pusat data JK3 dengan kapasitas terpasang 12MW |
| 2020 | Dimulainya pembangunan pusat data keempat (JK5) dengan kapasitas terpasang sebesar 15MW. |
| 2021 | Penawaran saham terhadap publik dengan kode DCII |
Produk dan Layanan DCI
- Colocation
Tipe layanan yang memungkinkan perusahaan lain untuk meletakkan server perusahaannya di data center milik DCI dengan tingkat SLA 99,999% untuk infrastruktur digital perusahaan pelanggan.
- Interconnection Service
Akses kabel point-to-point ker ekosistem digital yang terdiri dari berbagai mitra bisnis dan penyedia jaringan.
- Flexspace
Menyediakan area kerja di tempat, mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas
- Smarthands
Dukungan teknis 24/7 untuk pengawasan dan pengelolaan infrastruktur digital perusahaan pelanggan
- CloudConnect
Menawarkan jaringan langsung dan aman ke Penyedia Cloud Global
- DCI Internet Exchange (DCI-IX)

Mengoptimalkan jaringan pelanggan untuk mengakses dan mendistribusikan data dengan cepat dengan menggabungkan sesi peering dan meningkatkan kinerja, kecepatan, dan keandalan jaringan.
Perusahaan yang berdiri pada tahun 2011 ini menyediakan layanan infrastruktur pusat data untuk institusi finansial, penyedia layanan internet, e-commerce, cloud service providers, gaming, kesehatan dan perusahaan lainnya.
Sejak pertama kalinya melayani pasar, DCI mengklaim tidak pernah mengalami downtime. Kinerja luar biasa ini berasal dari pengalaman solid manajemen yang memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dibidang teknologi informasi, layanan data center dan manajemen infrastruktur. Terutama sebagai carrier-neutral data center, perusahaan telah didukung lebih dari 30 penyedia konektivitas jaringan.
Di tengah kebutuhan aktivitas online yang semakin meningkat, DCI juga berhasil menaikkan pendapatannya. Sepanjang tahun 2020 perusahaan mengalami kenaikan pendapatan sebesar 55% menjadi Rp.759 miliar dari Rp.490 miliar pada tahun 2019. Selain itu, laba (rugi) yang dapat distribusikan ke entitas induk pada tahun 2020 juga naik 72% disbanding tahun 2019 menjadi Rp.183 miliar.
Komposisi Kepemilikan Saham
| Otto Toto Sugiri | 29,9% |
| Marina Budiman | 22,51% |
| Han Arming Hanafia | 14,11% |
| Anthoni Salim | 11,12% |
| Publik | 15% |
DCI saat ini memimpin pangsa pasar data center colocation di Indonesia dengan menguasai sebesar 51% kapasitas yang tersedia dan sejauh ini memiliki 100% uptime atau zero downtime sejak beroperasi.
Pada tahun 2025 ekonomi internet di Asia Tenggara diproyeksikan akan mencapai $309 miliar dan Indonesia berkontribusi $124 miliar berdasarkan GMV.
