https://kargoku.id/ – PT AKR Corporindo sebelumnya adalah perusahaan kecil yang memperdagangkan bahan kimia. Namun kini telah berkembang menjadi salah satu distributor swasta terbesar di Indonesia untuk bahan kimia dasar, minyak bumi, logistik dan solusi rantai pasokan.
Pendapatan perusahaan ini per tahunnya bisa mencapai belasan triliun rupia dengan pendapatan bersih senilai ratusan miliar rupiah.
Sejarah Perusahaan
Perusahaan sudah berdiri sejak tahun 1960 namun baru diresmikan pada 28 November 1977 di Surabaya dengan nama PT Aneka Kimia Raya yang awalnya bergerak dibidang perdagangan bahan kimia dasar.
Karena pada tahun 1970-an perusahaan memiliki banyak tangka dan gudang penyimpanan bahan kimia dasar di bebera[a pelabuhan, akhirnya perusahaan jadi distributor bahan kimia terbesar di Indonesia.
Seiring dengan berkembangnya lini perusahaan, pada tahaun 2004 perusahaan berganti nama menjadi PT AKR Corporindo Tbk.
Segmen Utama Bisnis Perusahaan
- Perdagangan dan distribusi BBM dan bahan kimia dasar
- Infrastruktur logistik
- Pabrikan bahan perekat kayu
- Kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi di Gresik, Jawa Timur
Posisi Perusahaan
Saat ini perusahaan memiliki tangka penyimpanan dan terminal distribusi di 15 pelabuhan dan 22 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan juga mengoperasikan 132 SPBU bermerek AKRA SOL dan 16 SPBU BP-AKR hasil joint venture dengan BP Global.

SPBU AKR dari PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Selain itu perusahaan juga memiliki dua depo avtur di Inonesia, hasil pembentukan joint venture Air BP-AKR.
Jaringan Distribusi dan Logistik Perusahaan
- 9 pelabuhan laut
- 6 pelabuhan sungai
- 818.779 KL terminal tangki penyimpanan
- 12 unit vessels
- 49.080 m2 gudang
- 298 unit truk
Prospek Binis Bahan Kimia Dasar
Perusahaan memang tidak memproduksi nahan kimia dasar sendiri, tetapi merupakan distributor dari para produsen kimia dasar internasional di Indonesia.
Produk kimia dasar adalah bahan baku yang dibutuhkan oleh banyak industri seperti industi kimia, tekstil, pulp dan kertas, barang konsumsi, pupuk, produk olahan kayu, makanan, farmasi, alumina dan industri lainnya.
Kinerja perusahaan sepanjang tahun 2020 mencatatkan pendapatan senilai Rp.17,71 triliun yang turun 18,38% dari tahun 2019 yang pendapatannya mencapai Rp.21,70 triliun. Namun yang menarik, laba perusahaan justru naik 29,6% menjadi senilai Rp. 924,91 miliar dari laba bersih pada 2019 yang hanya senilai Rp.713,62 miliar.
Komposisi pendapatan segmen operasi terhadap penjulan adalah :
- Kawasan industri : 2%
- Jasa logistik : 4%
- Pabrikan : 2%
- Perdagangan dan distribusi : 92%
Menariknya juga, dalam kurun waktu 12 tahun terakhir ini, ekuitas AKRA sudah naik 5 kali lipat dan baha bersih AKRA juga naik hamper 4 kali lipat.
