kargoku.id – PT Delta Dunia Makmur Tbk (IDX : DOID) – Dikenal sebagai Delta Dunia, adalah perusahaan terbuka yang berdomisili di Jakarta. Saham Perseroan telah tercatat pada tercatat pada Bursa Efek Indonesia mulai 15 Juni 2001 dengan kode perdagangan saham DOID.
Sebagai sebuah perusahaan induk, Perseroan memiliki satu anak perusahaan yang beroperasi secara aktif, yaitu PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“BUMA”), yang merupakan salah satu kontraktor tambang batuabara terbesar di Indonesia berdasarkan volume produksi. Sementara, kedua anak perusahaan lainnya, yaitu PT Banyubiru Sakti (“BBS”) dan PT Pulau Mutiara Persada (“PMP”) adalah entitas-entitas yang tidak beroperasi secara aktif dan sebelumnya memiliki ijin eksplorasi tambang batubara.
Sebagai perusahaan terbuka, kepemilikan Delta Dunia saat ini sebesar 38% dipegang oleh Northstar Tambang Persada Ltd, yang merupakan konsorsium investor yang terdiri dari beberapa kendaraan investasi yang terafiliasi dengan TPG Capital, Government of Singapore Investment Corporation, China Investment Corporation, dan Northstar Equity Partners.
Perseroan berkomitmen untuk menjadi yang terbaik di berbagai aspek bisnisnya demi untuk memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya, maupun para pemangku kepentingan lainnya.
LATAR BELAKANG
Perseroan pertama kali didirikan pada tanggal 26 November 1990, dengan nama PT Daeyu Poleko Indonesia, yang kemudian berganti nama beberapa kali, and yang terkini, berganti nama menjadi PT Delta Dunia Makmur Tbk., di tahun 2009.
Pada saat perusahaan ini berdiri, Perseroan bergerak di bidang tekstil untuk pasar eksport, yang memproduksi berbagai benang, rayon, katun dan polyester. Perseroan kemudian mengganti strategi bisnisnya ketika bisnis produksi tekstilnya dijual pada bulan Februari 2008, dan kemudian bertransformasi dengan mengalihkan fokusnya ke bidang pengembangan properti komersial dan industrial di Indonesia.
Pada bulan November 2009, Perseroan mengakuisisi kepemilikan saham BUMA sebesar 99,9%, dan kemudian mendivestasikan segmen usaha propertynya. Semenjak itu, Perseroan memfokusnya usahanya di bidang jasa kontraktor pertambangan batubara.
Perseroan, melalui anak perusahaannya, selalu berusaha menjadi yang terdepan dalam penyediaan jasa pertambangan demi menciptakan nilai optimal bagi pada pemegang sahamnya serta para pemangku kepentinggan lainnya.

Pada sepanjang tahun 2021, DOID mengejar target volume pengupasan lapisan tanah penutup sebanyak 310 juta bcm hingga 350 juta bcm dan produksi batubara sebesar 45 juta ton hingga 50 juta ton.
Sepanjang semester I 2021 lalu, DOID telah merealisasikan total pengupasan lapisan tanah penutup mencapai 142,0 juta bank cubic meter (bcm) atau turun 16% secara tahunan atau year-on-year (yoy) serta memproduksi sebanyak 25,0 juta ton batubara atau tumbuh 12% yoy.
Perkembangan lainnnya adalah PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) telah menandatangani kontrak jasa pertambangan dengan anak usaha PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Adaro Indonesia. Dalam keterangan resminya, manajemen DOID menyebutkan kontrak dari Adaro tersebut terkait dengan area operasional tambang Tutupan. Kontrak jasa pertambangan tersebut meliputi jasa penambangan untuk pengupasan lapisan tanah penutup dan batubara. “Tutupan merupakan proyek yang berlokasi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan dan Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah,” papar manajemen DOID dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (2/7/2021)
Perjanjian tersebut berjangka waktu hingga bulan Desember 2025dengan total volume kontrak lebih dari 234 juta bcm untuk pengupasan lapisan tanah penutup dan 44 juta ton batu bara. Rata-rata produksi tahunan diperkirakan akan berada dalam kisaran 30 juta-70 juta bcm untuk pengupasan lapisan tanah penutup dan 5 juta ton–12 juta ton batubara.
