
kargoku.id– PT. Astra Otoparts Tbk – Adalah anak perusahaan dari PT. Alfa Delta Motor yang merupakan perusahaan komponen otomotif terbesar di Indonesia.
Apakah Anda pernah sedang service motor atau mobil lalu ditanya apakah mau spare part asli atau palsu? Nah kalau yang asli lalu Anda lihat ada merek Astra, itu adalah salah satu produknya Astra Otoparts.
Tak hanya jadi produsen spare pert, dari hulu ke hilir bisnis spare part otomotif ini dikuasai oleh Astra Otoparts
Sejarah Berdirinya Perusahaan
Perusahaan awalnya berdiri pada tahun 1976 dengan nama PT Alfa Delta Motor yang didirikan oleh William Soeryadjaja dan PT Djaya Pirusa.
Sejak berdiri sampai hari ini, perusahaan sudah enam kali berganti nama sampai akhirnya menetapkan nama perusahaan menjadi PT Astra Otoparts Tbk pada tanggal 4 Desember 1997.
Pada tahun 1998 perusahaan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengaan kode saham: AUTO.
Kegiatan Bisnis Astra Otoparts
Terbagi atas tiga segmen operasi:
1.Manufaktur
Perusahaan memproduksi komponen dan rangkaiannya. Didistribusikan baik ke pasar pabrikan otomotif maupun pasar suku cadang pengganti di dalam maupun luar negeri.
2.Perdagangan
Perusahaan mendistribusikan komponen otomotif ke pasar suku cadang pengganti dalam dan luar negeri.
3.Jasa
Perusahaan juga memiliki jaringan ritel komponen otomotif modern dengan konsep bisnis waralaba yang berfokus pada penjualan dan penyediaan fast moving parts, quick service, related service dengan nama Shop&Drive

Kerajaan Bisnis Astra Otoparts
Perusahaan yang memiliki 7 Divisi, 13 Entitas anak, 20 Entitas asosiasi dan ventura bersama, 14 Entitas investasi tidak langsung. Ini melayani hampir seluruh produsen otomotif dan pasar suku cadang pengganti di Indonesia, baik roda dua maupun roda empat.
Untuk jaringan distribusi domestik perusahaan memiliki +/- 50 diler utama dan 24 kantor penjualan yang melayani sekitar 12.000 toko suku cadang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain itu, pangsa pasar perushaan juga menjangkau lebih dari 45 negara di kawasan Afrika, Amerika, Asia, Oseania, Eropa dan Timur Tengah.
Hingga akhir 2020, ada total 383 gerai Super Shop&Drive, Shop&Drive dan Shop&Bike yang tersebar di pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
Kinerja Perusahaan di Tengah Pandemik
Salah satu industri yang cukup terdampak akibat adanya pandemic Covid-19 adalah industri otomotif. Termasuk di dalamnya perusahaan kom ponen otomotif seperti Astra Otoparts. Kebijakan PSBB membuat mobilitas masyarakat berkurang sehingga kebutuhan untuk servis kendaraan juga menurun.
Sepanjang tahun 2020, perusahaan membukukan pendapatan bersih senilai Rp.11,87 triliun yang turun 23% dari Rp.15,44 triliun pada tahun 2019. Begitupun dengan laba bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk turun 99,7% menjadi Rp.2,25 miliar dari tahun sebelumnya yang senilai Rp.739,67 miliar.
Komposisi Pendapatan:
| Bisnis Manufaktur | 44,5 % |
| Bisnis Perdagangan | 55,5 % |
Komposisi Kepemilikan Saham
| PT Astra International Tbk | 80 % |
| Masyarakat | 20 % |
Prospek Bisnis Otomotif Kedepan
Meskpun kinerja perusahaan sangat tertekan ditengah pandemic, tetapi dari skala bisnis sampai sat ini belum ada yang bisa menyaingi Astra Otoparts. Apalagio ketika mobilitas sudah bisa kembali normal, meskipun penjualan bisnis motor dan mobil belum pulih, tapi service kendaraan akan jalan terus.
Bisa dibilang bisnis perusahaan termasuk juga yang “memonopoli” karena selain memiliki pabrik produski spare part, bengkelnya juga tersebar di seluruh Indonesia.
