Categories Bisnis

PT Ekadharma International Tbk (IDX : EKAD)

kargoku.id – PT Ekadharma International Tbk (IDX : EKAD) – PT Ekadharma International Tbk adalah perusahaan spesialis pita perekat (lakban) yang sudah berdiri sejak 1981. Walaupun produk yang dijualnya bukanlah produk berteknologi tinggi, tapi perusahaan ini dapat meraup omset hingga ratusan miliar rupiah pertahunnya.

Sejarah Perusahaan

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1981 ini awalnya bernama PT Ekadharma Widya Grafika. Namun seiring perkembangannya perusahaan mengganti namanya menjadi PT Ekadharma International Tbk karena juga telah memulai memenuhi permintaan pasar Asia Tenggara.

Perusahaan yang baru mulai mengembangkan bisnis di industri pita perekat pada tahun 1983 ini, mulai membuka cabang dan fasilitas lainnya pada tahun 1991 hingga kini memiliki 22 kantor cabang dan 19 stock point di seluruh Indonesia.

Ekspansi Perusahaan

Perusahan yang memiliki fasilitas manufaktur di Tangerang, Indonesia ini kemudian mendirikan anak perusahaan , Visko Industries Sdn. Bhd. dan Visko Marketing Sdn.Bhd yang berbasis di Malaysia untuk terlibat dalam pembuatan dan pemasaran perekat mandiri di Malaysia.

Beberapa produk dan merek yang perusahaan jual.

Merek : Daimaru, Superfix, Ekatape, Bestpack

Produk : Anti-Slip Tape, Cling Wrap, Double Foam, Double Side Tape, Glue Stick, Masking, OPP Printing, OPP, Stretch Film, Super Glue, Water Glue, White Glue, Adjustable, Carton Sealer with fold Flap Closer.

Dengan lengkapnya berbagai produk yang menjadi barang ‘wajib” yang harus ada di ruang kantor, sekolah hingga kampus menjadikan perusahaan salah satu pemimpin pasasr untuk pita perekat di Indonesia.

Salah satu yang menarik dari perusahaan ini adalah tetap meningkat ditengah kondisi pandemik. Salah satunya yang membuat aktivitas belanja online meningkat, pastinya kebutuhan akan pita perekat untuk pengiriman barang juga meningkat. Apalagi kalua melihat pendapatan perusahaan yang tumbuh lumayan konsisten dari tahun 2010 dimana saat itu pendapatannyamasih di angka 250 miliar dan di tahun 2019 sudah mencapai 758 miliar rupiah.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

Tren bisnis 2026 di Indonesia: Analisis peluang usaha seperti logistik hijau, e-commerce cross-border, dan kebutuhan logistik pendukung agar UMKM lebih kompetitif dan berkembang.

Tren Bisnis 2026: Peluang Usaha yang Diprediksi Naik Daun dan Kebutuhan Logistik Pendukungnya

Kargoku – Kalau kamu menjalankan UMKM atau bekerja di sektor e-commerce, pasti sudah mulai memikirkan tren bisnis…

Bisnis Dropship: Masih Worth It di 2026 untuk UMKM yang Mau Mulai dari Nol?

Kargoku – Kalau kamu lagi mikir-mikir cari usaha sampingan atau bahkan bisnis utama yang modalnya…

peluang bisnis logistik, tren logistik global, logistik 2026, bisnis logistik indonesia, sektor logistik, industri logistik, supply chain global, manajemen rantai pasok, strategi bisnis logistik, adaptasi bisnis logistik, inovasi logistik, teknologi logistik, digitalisasi logistik, logistik masa depan, logistik berkelanjutan, green logistics, last mile delivery, e-commerce logistics, efisiensi pengiriman, pertumbuhan industri logistik, UMKM logistik, Kargoku.id

Peluang Bisnis dari Tren Global di Sektor Logistik Tahun 2026: Bidang yang Sedang Berkembang dan Adaptasinya di Indonesia

Tahun 2026 ini membawa berbagai peluang bisnis dari tren global di bidang logistik dan supply…