Categories Bisnis

PT Itama Ranoraya Tbk (IDX : IRRA)

kargoku.id – PT. Itama Ranoraya Tbk (IDX : IRRA) adalah perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan besar alat laboratorium, farmasi dan kedokteran. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 30 November 1989 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 22 Juli 2002. Perusahaan mendistribusikan produk-produk dari beberapa prinsipal besar, yaitu Oneject Auto Disable Syringe (ADS), HMD, BD (Becton, Dickinson and Company), TerumoBCT, Ortho Clinical Diagnostics, Abbott Diagnostics, dll.

Jajaran pelanggan bervariasi dari sektor publik maupun swasta. Berpartisipasi dalam program kesehatan pemerintah dan mendistribusikan produk-produk berkualitas terbaik ke lembaga independen adalah salah satu keahlian sebagai perusahaan kesehatan yang terdaftar secara publik.

Sejarah Perusahaan

2003Inisiatif Dirgantara Yudha Artha (DYA) Group dengan memperluas portofolio bisnisnya ke industri alat kesehatan di bawah bendera PT. Oneject Indonesia.
2004kemitraan jangka panjang dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas untuk produk Auto Disable Syringe (ADS- 0.05 ml, 0,5 ml, 5 ml) dan Safety Box.
2010Kemitraaan jangka panjang untuk Pengadaan Reagen Skrining Darah bagi Palang Merang Indonesia (PMI) dan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTD RS) di seluruh Indonesia.
2013Pengadaan ALOKON (Alat dan Obat untuk Kontrasepsi) di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN. Kemitraan strategis selama 5 tahun dengan Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan (DIRJEN FARMALKES), Kementerian Kesehatan.
2016Pengadaan Kit Untuk Apheresis kepada mitra seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta, Klinik Stem Cell, dan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTD RS)
2017Maret tahun 2017, PT Dirgantara Yudha Artha mengalihkan bisnis distribusi alat kesehatannya ke PT Itama Ranoraya.
2019PT Itama Ranoraya berhasil terdaftar sebagai perusahaan terbuka (Tbk) di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten sahamnya yang adalah IRRA.

Kepemilikan saham saat ini terdiri dari PT Global Dinamika Kencana (76%), PT Neumedik Jaya (5,25%), dan publik (18,75%). Global Dinamika Kencana merupakan perusahaan yang mengendalikan perusahaan distribusi farmasi PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA). Perusahaan ini juga mengendalikan PT Oneject Indonesia (Oneject), produsen jarum suntik sekali pakai Oneject, kantung darah dan reagent test.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai materi informasi dengan mengacu pada referensi publik, data umum industri, dan pengolahan informasi berbasis teknologi. Informasi yang disajikan bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan tidak dapat dijadikan sebagai jaminan layanan, penawaran resmi, maupun perjanjian yang mengikat. Ketentuan layanan dan informasi resmi hanya berlaku sebagaimana tercantum pada kebijakan Kargoku.id. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Kargoku.id.

More From Author

Leave a Reply

You May Also Like

Tren bisnis 2026 di Indonesia: Analisis peluang usaha seperti logistik hijau, e-commerce cross-border, dan kebutuhan logistik pendukung agar UMKM lebih kompetitif dan berkembang.

Tren Bisnis 2026: Peluang Usaha yang Diprediksi Naik Daun dan Kebutuhan Logistik Pendukungnya

Kargoku – Kalau kamu menjalankan UMKM atau bekerja di sektor e-commerce, pasti sudah mulai memikirkan tren bisnis…

Bisnis Dropship: Masih Worth It di 2026 untuk UMKM yang Mau Mulai dari Nol?

Kargoku – Kalau kamu lagi mikir-mikir cari usaha sampingan atau bahkan bisnis utama yang modalnya…

peluang bisnis logistik, tren logistik global, logistik 2026, bisnis logistik indonesia, sektor logistik, industri logistik, supply chain global, manajemen rantai pasok, strategi bisnis logistik, adaptasi bisnis logistik, inovasi logistik, teknologi logistik, digitalisasi logistik, logistik masa depan, logistik berkelanjutan, green logistics, last mile delivery, e-commerce logistics, efisiensi pengiriman, pertumbuhan industri logistik, UMKM logistik, Kargoku.id

Peluang Bisnis dari Tren Global di Sektor Logistik Tahun 2026: Bidang yang Sedang Berkembang dan Adaptasinya di Indonesia

Tahun 2026 ini membawa berbagai peluang bisnis dari tren global di bidang logistik dan supply…