Categories Keuangan

Cara Membuat Kartu Kredit, Apa yang Harus Diperhatikan?

Saat ini membuat kartu kredit sudah menjadi salah satu cara menopang gaya hidup yang bisa memudahkan seseorang dalam melakukan pembayaran terhadap barang-barang guna memenuhi kebutuhan yang tidak dapat dibayar tunai. Hal ini membuat semakin banyak pihak yang ingin mempunyai kartu kredit.

Poin Penting Cara Membuat Kartu Kredit

Cara Membuat Kartu Kredit

Walaupun sekarang banyak bank-bank yang ramah terhadap pengajuan kartu kredit perdana dari masyarakat, Namun hal ini harus Anda pikirkan semua aspek yang ada dalam membuat kartu kredit. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan sebelum akhirnya dapat memiliki kartu yang dapat memberikan utang dengan mudah tersebut.

  • Memilih Kartu Kredit yang Sesuai dengan Kebutuhan

Saat memutuskan untuk memiliki kartu kredit, Anda harus bersikap secara bijak untuk mengatur keuangan Anda sendiri. Selain itu Anda juga harus mampu  menentukan prioritas saat hendak memakainya. Jangan sampai Anda menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan konsumtif semata yang akhirnya membawa Anda kepada tumpukan utang yang sulit terlunasi.

  • Pastikan Riwayat Keuangan Anda Aman

Ketika ingin membuat kartu kredit pertama kali,  pihak bank penerbit akan dengan teliti memeriksa kondisi riwayat keuangan Anda, terutama pada utang-utang yang Anda lakukan seperti untuk membeli mobil, rumah, atau hal lainnya. Pastikan bahwa Anda selalu melakukan pembayaran tagihan pinjaman tersebut dengan lancar. Dengan kemampuan Anda membayar tagihan pinjaman, ini akan menjadi pertimbangan kuat pihak penerbit kartu kredit untuk mengabulkan permohonan kartu kredit atau tidak.

  • Cari Kartu Kredit yang Sesuai

Anda harus teliti dalam memilih kartu kredit. Carilah kartu kredit yang menawarkan banyak keuntungan dan akses yang luas. Seperti rewards, gratis iuran tahunan, dan bunga yang dikenakan harus Anda ketahui secara jelas sebelum Anda menjatuhkan pilihan ke sebuah kartu kredit.

  • Mengisi Formulir dan Melengkapi Persyaratan dengan Baik

Jika Anda sudah menemukan kartu kredit yang paling sesuai, langkah selanjutnya Anda harus mendatangi pihak bank untuk melengkapi proses pengajuannya. Di sana Anda akan diminta untuk mengisi formulir pengajuan beserta persyaratan yang harus dipenuhi. Kemudian Lihatlah beberapa persyaratan dalam pengajuan kartu kredit di beberapa bank besar berikut ini:

Bank Mandiri:

  • Fotokopi KTP,
  • Minimal berumur 21 tahun dan berpenghasilan bersih minimal Rp3.000.000 per bulan,
  • Fotokopi NPWP,
  • Fotokopi bukti penghasilan,
  • Dan bagi yang sudah memiliki kartu kredit, Anda harus melampirkan tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir.
  • Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir,

Bank Central Asia (BCA):

  • Fotokopi KTP,
  • Minimal berumur 21 tahun dan berpenghasilan bersih minimal Rp3.000.000 per bulan,
  • Fotokopi bukti penghasilan,
  • Dan bagi yang sudah memiliki kartu kredit, kamu harus melampirkan tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir,
  • Fotokopi NPWP.

Bank Nasional Indonesia (BNI):

  • Fotokopi KTP,
  • Minimal 21 tahun untuk mengajukan kartu utama, usia minimum 17 tahun untuk kartu tambahan dan maksimal usia 65 tahun untuk mengajukan kartu utama dan kartu tambahan,
  • Fotokopi Bukti Penghasilan,
  • Penghasilan minimum setahun Rp36 juta per tahun,
  • Fotokopi NPWP.

HSBC:

  • Fotokopi KTP,
  • Usia pendaftar aplikasi kartu kredit yaitu usia 21-60 tahun dan syarat kartu tambahan minimal 17 tahun,
  • Fotokopi NPWP,
  • Pendapatan minimal di Jabotabek sebesar Rp5 juta dan di luar Jabotabek sebesar Rp4 juta,
  • Fotokopi Bukti Penghasilan.

Citibank:

  • Minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun,
  • Dengan penghasilan minimal Rp60 juta per tahun.

Pengajuan Kartu Kredit Pertama Untuk Non-Pegawai

Dengan beberapa syarat pengajuan kartu kredit diatas, dijelaskan bahwa umumnya Anda harus memiliki slip gaji. Oleh karena itu, banyak juga bank menerapkan syarat status kepegawaian yang jelas dalam pengajuan kartu kreditnya. Namun bagi Anda yang bukan pekerja, tak perlu khawatir. Ada beberapa tips mudah yang dapat Anda terapkan agar permohonan pengajuan kartu kredit Anda dapat diterima oleh pihak bank penerbit. Berikut cara-cara yang dapat Anda aplikasikan agar memudahkan dalam pengajuan kartu kredit tanpa status kepegawaian:

1.Dengan Jaminan

Slip gaji adalah sebuah dokumen yang menjadi jaminan oleh pihak bank untuk menjamin kemampuan keuangan Anda. Tapi jika Anda bukanlah pekerja, Anda dapat memberikan jaminan lain. Bentuk jaminan lain yang dapat dipertimbangkan oleh pihak bank seperti deposito. Tapi biasanya deposito haruslah berada dalam bank yang sama dengan pihak penerbit kartu kredit yang Anda inginkan. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat kartu kredit BCA, Anda dapat mendepositokan sejumlah uang di bank tersebut sebagai jaminan.

2. Buat di Bank Tempat Menabung

Selain memberikan jaminan, kondisi keuangan Anda bisa dicek oleh bank dengan melihat alur kas Anda dalam beberapa bulan terakhir. Dengan alur kas yang tercantum dalam buku tabungan Anda, maka bank dapat melihat kondisi keuangan Anda. Jika keuangan Anda dinilai baik, maka pihak bank akan lebih mudah memberikan persetujuan kartu kredit meski tanpa status kepegawaian. Alur kas yang baik adalah alur kas yang bersifat aktif dan alurnya sehat. Dengan melihat pemasukan dan pengeluaran yang rutin dan sehat, maka kondisi keuangan Anda akan dinilai sehat.

3. Mengajukan Kartu Kredit pada Bank sesuai Domisili

Akan lebih mudah mengajukan kartu kredit di daerah asal Anda tinggal. Hal ini tentu menjadi penilaian dari pihak bank karena di kota asal itulah Anda bertempat tinggal. Apabila Anda mengajukan di daerah lain, pihak bank di daerah tersebut akan berpikir berulang kali untuk mengabulkan permohonan Anda. Karena memikirkan adanya kemungkinan Anda kabur atau pun tempat tinggal yang tidak tetap di daerah lain itu.

4. Melalui Jasa Lembaga Keuangan

Jika Anda sering mengajukan permohonan penerbitan kartu kredit, tapi sering ditolak pihak bank. Mungkin sudah waktunya bagi Anda mulai berpikir untuk menggunakan jasa lembaga keuangan. Umumnya, bank akan lebih mudah menerima permohonan dari lembaga dibandingkan meloloskan pengajuan kartu kredit yang diminta per individu.

Dalam mengurus kartu kredit lewat lembaga keuangan saat ini Anda tidak perlu lagi berurusan dengan bank. Anda cukup mengajukan aplikasi kepada lembaga tersebut dan nantinya semua masalah Anda dengan pihak bank akan diperantarakan olehnya. Anda hanya tinggal menerima kabar bahwa pengajuan Anda telah diterima dan sudah bisa menggunakan kartu kredit yang diajukan.

 

Baca Juga: Sebelum Tarik Tunai Kartu Kredit, Ada 4 Hal yang Harus Di Pahami!

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

free trade zone

Apa Itu Kawasan Perdagangan Bebas Free Trade Zone?

Kargoku – Kawasan perdagangan bebas free trade zone semakin sering dibicarakan, apalagi saat kamu mengikuti…

“Jangan Naikkan Pajak Saat Ekonomi Masih Lemah”, Logika Rasional di Balik Kebijakan Fiskal yang Menenangkan

Menteri Purbaya: “Jangan Naikkan Pajak Saat Ekonomi Masih Lemah”, Logika Rasional di Balik Strategi Fiskal yang Berani

Kargoku – Kebijakan fiskal selalu menjadi topik menarik dalam setiap fase ekonomi, terutama ketika muncul…

Kargoku - sistem pemerintahan indonesia - bentuk negara indonesia - bentuk pemerintahan indonesia - sistem pemerintahan - bentuk pemerintahan - https://kargoku.id

Mengenal Lebih Dekat Sistem Pemerintahan Indonesia

Kargoku.id – Sistem pemerintahan Indonesia adalah fondasi yang mengatur bagaimana negara ini berjalan, bagaimana kebijakan…