Categories Bisnis

Cara Memilih Vendor yang Terbaik dan Tepat

KARGOKU – ARTIKEL BISNIS

Cara memilih vendor yang tepat sangat diperlukan oleh para pebisnis. Bisnis yang dijalankan biasanya akan berhubungan dengan pihak ketiga yaitu vendor.

Vendor sangat dibutuhkan oleh perusahan saat akan melakukan proses produksi dan mencari barang-barang yang tidak diproduksi dipabrik.

Barang yang dibeli dari vendor bisa berupa bahan baku, bahan penolong, sparepart, dan bahkan barang setengah jadi.

Dengan memiliki vendor yang tepat dan cekatan, hal ini akan membuat bisnismu menjadi semakin berkembang.

Kamu harus mengetahui produk yang dihasilkan oleh vendor tersebut apakah memang benar cocok untuk produkmu atau tidak. Berikut cara memilih vendor yang tepat!

Apapun jenis bisnis yang Anda jalankan, kemungkinan besar Anda akan tetap membutuhkan bantuan dari vendor, konsultan, atau pihak ketiga lain untuk mengembangkan bisnis Anda.

Anda mungkin sudah mengetahui produk atau jasa yang Anda butuhkan dari vendor tertentu, tetapi memilih vendor yang tepat tidak bisa dilakukan semudah itu. Ada beberapa tips tertentu yang bisa membantu Anda dalam melakukan hal tersebut.

cara memilih vendor
memilih vendor yang tepat dan cekatan

 

Cara Memilih Vendor Bisnis yang Tepat

1. Perhatikan Apa Tujuanmu

Hal pertama yang harus kamu perhatikan ketika memilih vendor adalah menentukan apa sebenarnya tujuanmu dalam menggunakan vendor tersebut. Jika memang tidak terlalu membutuhkan vendor, maka hal tersebut dapat dipertimbangkan lagi.

Kamu dapat menuliskan apa saja yang menjadi masalahmu sehingga kamu benar-benar membutuhkan vendor. Jika perlu, hal tersebut juga dapat dibicarakan dalam rapat bersama dengan tim. Usahakan menentukan dengan sespesifik mungkin mengapa kamu harus menggunakan vendor.

2. Mencari Vendor yang Jujur

Kejujuran adalah kunci utama dari kesuksesan. Cara memilih vendor selanjutnya adalah memilih vendor yang jujur. Jujur yang dimaksud di sini adalah bahwa vendor tersebut tidak hanya janji belaka, namun membuktikannya.

Vendor yang jujur memiliki sikap terbuka terhadap potensi yang mereka miliki. Vendor yang baik juga akan menjelaskan kepada klien tentang apa yang mereka bisa lakukan dan apa mereka tidak bisa lakukan.

Di sini, kamu juga harus jujur tentang produk yang kamu butuhkan dan budget yang kamu miliki.

3. Pertimbangkan Waktu

Mempertimbangkan lama dan tidaknya waktu dalam menggunakan vendor nyatanya sangat penting untuk dilakukan sejak awal. Jika kamu membutuhkan jasa vendor dalam waktu yang singkat, kamu dapat melakukan kontrak dalam jangka yang pendek saja. Begitu pula sebaliknya.

4. Carilah Referensi

Menentukan vendor yang tepat juga tidak terlepas dari referensi. Kamu bisa membicarakannya dengan rekan kerja. Bagaimanapun juga, dengan adanya vendor diharapkan bisnismu akan lebih berkembang. Jadi, kamu dapat mencari referensi vendor dari teman terpercaya.

Dalam memilih vendor harus memperhatikan kompetensi yang meliputi hal – hal sebagai berikut :

1. Harga

Dalam memilih vendor, perusahaan memang sangat penting untuk mempertimbangkan faktor harga. karena yang murah belum tentu memiliki kualitas yang baik.

2. Jangka waktu pembayaran

Tidak semua vendor harus dibayar dimuka. Jika jumlah karyawan tidak banyak seharusnya jangka waktu pembayaran bisa fleksibel. Tetapi jika jumlah barang yang disupply cukup banyak perusahaan harus melakukan pembayaran dimuka, karena resiko yang sangat besar.

Jangka waktu pembayaran kepada vendor akan berpengaruh pada presentasi management fee. jika management fee yang lebih kecil biasanya perusahaan melakukan pembayaran di muka.

3. Kapasitas pelayanan

Kapasitas pelayanan juga menentukan harga.Jika vendor diminta untuk memiliki pelayanan yang tinggii, maka semakin tinggi pula harganya.

Contoh perusahaan meminta vendor menyediakan tenaga kerja untuk ditempatkan di Bali atau irian, maka vendor akan meminta biaya transpor. Tapi kalau tidak makan vendor akan mencari penduduk setempat untuk menjadi karyawan

4. Variasi produk

Sebagian vendor akan menyediakan pekerja untuk semua jenis pekerjaan yang berspesialisasi pada jenis pekerjaan tertentu misalnya collection atau marketing, call center.

5. Klien dan Mitranya

Klien adalah perusahaan yang menggunakan jasa vendor tadi, apakah perusahaan tersebut tidak dikenal atau perusahaan yang bonafid. Jika vendor yang diambil klien tadi adalah perusahaan yang bonafid kemungkinan vendor tersebut memiliki kualitas yang baik.

Sedangkan yang dimaksud oleh mitra adalah yang mengelola vendor apakah hanya sekedar mempunyai uang banyak tetapi tidak memahami bisnis outsourc atau memiliki kompetensi di bidang outsource.

Sekian beberapa cara memilih vendor yang paling tepat untuk kamu lakukan.

Selanjutnya, buatlah janji untuk bertemu dengan vendor. Pertimbangkan tentang harga yang nantinya akan ditawarkan oleh vendor. Semoga membantu.

 

Baca Juga : Apakah Anda tertarik menjadi Digital Noman Indonesia 

More From Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

free trade zone

Apa Itu Kawasan Perdagangan Bebas Free Trade Zone?

Kargoku – Kawasan perdagangan bebas free trade zone semakin sering dibicarakan, apalagi saat kamu mengikuti…

Franchise Fee & Royalti Fee: Rahasia di Balik Kesuksesan Bisnis Waralaba yang Wajib Diketahui

Kargoku – Kamu pasti sering mendengar istilah bisnis waralaba atau franchise, bukan? Mulai dari kedai kopi populer,…

Cara menjadi distributor bisa jadi peluang bisnis besar. Pelajari langkah, strategi, dan cara sukses distribusi di artikel ini!

Cara Menjadi Distributor: Peluang Besar di Balik Rantai Bisnis

Kargoku – Cara menjadi distributor sering kali menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang ingin memulai bisnis…